Vettel semakin dekat ke gelar juara F1 musim ini usai memenangi balapan di GP Jepang kemarin. Dengan 297 poin dan tersisa empat seri lagi, peluang Vettel jelas lebih besar dari Fernando Alonso yang berselisih 90 poin.
Hanya butuh finis di posisi lima pada balapan di GP India 27 Oktober mendatang dan bahkan tidak harus membalap jika Alonso gagal finis di posisi satu atau dua. Bisa dibilang peluang Vettel juara di atas 95 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schumi melakukannya di tahun 2000 hingga 2003 sementara Fangio dari 1954 hingga 1957.
Tak cuma rekor juara dunia, Vettel juga bisa menyamai rekor Alberto Ascari (Ferrari, 1952-1953) sebagai satu-satunya pebalap yang mampu memenangi sembilan balapan beruntun. Modal Vettel adalah ia memenangi lima balapan terakhir sejak GP Belgia.
"Sebastian memenangi setiap balapan usai jeda musim panas, di mana itu adalah pencapaian luar biasa. Masih ada empat balapan lagi," ujar prinsipal tim, Christian Horner, seperti dikutip Reuters.
"Target kami adalah coba meneruskan momentum ini di empat balapan terakhir. Saya tidak berpikir bahwa kami pernah membayangkan bahwa dia bisa meraih kesuksesan seperti ini. Caranya membalap saat ini begitu luar biasa," sambungnya.
Tak hanya itu ada rekor lain lagi yang coba akan dibidik Vettel yakni total kemenangan dalam semusim yang sampai saat ini masih dipegang Schumi, yakni 13 di musim 2004. Vettel sudah memenangi sembilan balapan di musim ini.
"Anda tahu saya mencintai balapan. Apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir begitu luar biasa, tapi tidak ada yang berubah terkait cinta saya pada balapan. Saya menyukai tantangan ini," timpal Vettel.
(mrp/mrp)











































