Insiden di mana Alonso mengalami guncangan hebat terjadi saat dia meninggalkan pit stop terakhirnya pada lap 44. Saat kembali ke lintasan dia nyaris bertabrakan dengan Jean-Eric Vergne.
Untuk menghindari crash, Alonso lantas membanting stirnya yang membuat Ferrari yang dia naiki menghantam kerb kerb dengan kecepatan 241 km/jam dan sempat melayang di udara. Benturan yang terjadi akibat kejadian tersebut membunyikan alarm di mobil Alonso. Dikutip dari BBC, alarm tersebut berbunyi jika mobil melewati batas G-force yang dianggap aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih memiliki seluruh gigi saya," sahut Alonso bercanda saat ditanya kondisinya.
"Punggung saya jelas terasa sedikit sakit karena itu benturan yang keras. Kami memiliki alarm di dalam sasis, yang mengukur tingkat minimal G-force, alarm ini untuk keperluan dengan mobil medis dan lainnya. Semoga saja saya dalam kondisi baik untuk tampil di Austin," lanjut Alonso, yang dalam balapan tersebut finis kelima.
Karena Alonso melewati Vergne dari luar lintasan pada kejadin tersebut, stewards sempat mengeluarkan pengumuman kalau insiden tersebut akan mereka selidiki. Namun stewards kemudian memutuskan kalau tidak ada pelanggaran terjadi dalam peristiwa itu.
(din/rin)











































