Ecclestone Terancam Kehilangan Kontrol F1

Ecclestone Terancam Kehilangan Kontrol F1

- Sport
Selasa, 23 Nov 2004 19:10 WIB
Jakarta - Supremo F1 Bernie Ecclestone terancam kehilangan kontrol F1 setelah tiga bank menggugat penyalahgunaan wewenang yang dimilikinya di perusahaan penyelenggara F1.Dilansir BBC, Selasa (23/11/2004), Bayerische Landesbank, JP Morgan dan Lehman Brothers telah mengadukan Ecclestone ke mahkamah tinggi atas tuduhan penyahlahgunaan wewenang di tubuh Formula One Holdings (FOH), perusahaan yang menyelenggarakan F1. Ketiganya mempermasalahkan proses penunjukkan anggota dewan komisaris di tubuh FOH yang dinilai tidak adil. Menurut pengacara ketiga perusahaan yang total memiliki 75 persen saham SLEC --perusahaan induk FOH-- Elizabeth Jones QC, wewenang kliennya dalam pembentukan dewan FOH terhambat oleh Ecclestone dan keluarganya. Keluarga Ecclestone sebenarnya hanya memiliki 25 persen saham di SLEC. Namun "hebatnya" mereka mampu menguasai mayoritas posisi direktur dewan FOH.Permasalah muncul ketika melalui perusahaan keuangan kepunyaannya, Bambino Holdings, Ecclestone menunjuk dua direktur pilihan untuk menduduki jabatan di FOH tahun 2002 lalu. Jones mengungkapkan kalau kliennya menginginkan mahkamah tinggi untuk membatalkan penunjukkan para direktur tersebut dengan alasan para kliennya tak punya kekuatan setara buat menandingi Ecclestone ketika itu. Pasalnya secara tidak langsung, langkah itu merupakan upaya Eclestone untuk semakin menguatkan pengaruh keluarganya di FOH. Jika gugatan ketiga bank itu dikabulkan mahkamah tinggi, maka untuk pertama kalinya dalam 30 tahun Ecclestone terancam kehilangan pengaruh besarnya di F1. Sejak melakukan revolusi di tubuh F1 awal 1980 lalu, Ecclestone bertanggung jawab terhadap sebagian besar perputaran uang di F1. Salah satu revolusi besarnya adalah mengharuskan setiap negosiasi hak siar dan hak-hak marketing dari tiap tim yang harus melalui dirinya. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads