Selama lima tahun memperkuat Red Bull, Webber selalu menjadi penantang gelar juara. Meski begitu, faktanya pebalap Australia itu selalu kalah dari Vettel.
Berduet dengan Vettel sejak 2009, Webber hanya memenangi sembilan balapan dan tiga kali finis di peringkat ketiga. Hasil yang kontras jika dibandingkan dengan Vettel di mana pebalap Jerman itu sukses memenangi 38 balapan dan empat titel juara dunia sejak direkrut dari Toro Rosso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku percaya dia tidak bosan (dengan F1)," nilai pebalap Toro Rosso itu kepada media Spanyol El Confidencial sebagaimana diwartakan Crash. "Dia bosan dengan rekan setimnya yang selalu menang."
"Dia bahkan tidak akan senang jika rekan setimnya terus memenangi segalanya. Anda mungkin punya mobil yang sama, tapi Anda akan jenuh apabila selalu kalah di setiap pekannya oleh rekan setim Anda sendiri bahkan ketika Anda finis di podium."
"Aku pikir Mark adalah seorang pebalap yang sangat bagus dan seorang penantang sejati. Namun, banyak hal tidak berjalan sesuai keinginannya. Tujuannya adalah menang, bukan finis di podium," ungkap Vergne.
(rin/rin)











































