Ecclestone Mundur dari Manajemen F1

Ecclestone Mundur dari Manajemen F1

- Sport
Jumat, 17 Jan 2014 01:16 WIB
Ecclestone Mundur dari Manajemen F1
Getty Images/Peter Macdiarmid
Munich - Bernie Ecclestone memutuskan mundur dari jabatan sebagai Direkrur Delta Topco Ltd, perusahaan yang menyelenggarakan balapan F1. Langkah tersebut diambil setelah dia tersangkut masala hukum di Jerman.

"Setelah berdiskusi dengan dewan, Mr Ecclestone telah mengajukan (pengunduran diri) dan dewan menyatakan persetujuan sampai kasusnya tuntas. Dia akan mundur dari posisi direktur dan itu berlaku segera, dan karena itu dia melepaskan tugas-tugasnya sebagai anggota dewan dan sluruh tanggung jawab sampai kasusnya tuntas," demikian pernyataan Delta Topco Ltd.

Meski mundur dari jabatan direktur Delta Topco Ltd, Ecclestone disebutkan masih akan melakoni tugas keseharian GP F1, seperti dikutip dari Autosport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ecclestone dalam sekitar setahun terakhir tengah dalam penyelidikan terkait tuduhan suap pada bankir asal Jerman bernama Gerhard Gribkowsky. Penuntut umum di Jerman sudah memanggil pria berusia 83 tahun itu untuk melakukan hearing di pengadilan Kota Munich.

Ecclestone dituduh menyuap Gribkowsky (yang ketika itu bekerja di Bayern Landesbank) sebesar US$ 45 juta terkait penjualan F1 pada tahun 2006 lalu. Uang suap tersebut diberikan Ecclestone demi menjamin F1 dijual ke perusahaan pemodal yang ditunjuk langsung olehnya, dengan tujuan supaya dia masih bisa mengendalikan bisnis balapan jet darat tersebut.

Dalam beberapa pernyataannya, Ecclestone membantah semua tuduhan tersebut. Dia memang mengaku telah menyerahkan uang US$ 45 juta pada Gribkowsky, yang sudah dijatuhi hukuman penjara delapan setengah tahun, namun Ecclestone mengklaim kalau dia adalah korban pemerasan. Pria berkebangsaan Inggris itu mengatakan kalau dia diperas setelah Gribkowsky mengancam akan membongkar skandal pajak yang melibatkan dirinya.

Namun pihak penuntut umum menyatakan sebaliknya. Ecclestone dan Gribkowsky dianggap bekerjasama terkait kasus ini.

Kasus ini pertama kali diangkat oleh perusahaan media asal Jerman Constantin Medien. Mereka mengklaim mengalami kerugian besar saat sebagian saham F1 yang dipunya Bayern Landesbank dijual ke perusahaan pemodal CVC pada tahun 2006 lalu.

(din/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads