Ecclestone Pastikan Aturan Poin Dobel Berlaku di 2014

Ecclestone Pastikan Aturan Poin Dobel Berlaku di 2014

Doni Wahyudi - Sport
Selasa, 21 Jan 2014 08:51 WIB
Ecclestone Pastikan Aturan Poin Dobel Berlaku di 2014
Paul Gilham/Getty Images Sport
Paris - Meski dapat tentangan dari banyak pihak, aturan soal poin dobel di seri terakhir musim 2014 dipastikan akan tetap diberlakukan. Supremo F1, Bernie Ecclestone, mengonfirmasi langsung hal tersebut.

Sebelum Natal lalu, Ecclestone sebenarnya sempat berucap kalau rencana poin dobel di balapan terakhir musim 2014 masih sangat mungkin dibatalkan. Ketika itu memang banyak pebalap dan tim yang menyatakan keberatannya.

Namun kini Ecclestone menyebut kalau aturan tersebut sudah pasti akan digunakan mulai tahun ini. Yang kemudian masih jadi tanda tanya adalah soal jumlah balapan di mana aturan poin dobel itu akan diterapkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu pastinya akan terjadi. Saya tidak bilang kalau keputusan itu akan diveto. Tak ada yang bisa memvetonya. Itu sudah disahkan oleh Komisi F1. Itu sudah disahkan oleh otoritas balap dunia," sahut Ecclestone dalam wawancaranya dengan Autoweek dan dikutip dari Crash.

Soal berapa banyak balapan yang akan menerapkan aturan poin dobel, Ecclestone akan membahasnya bersama F1 Strategy Group pada Januari ini.

"Saya sudah mengagendakannya di pertemuan selanjutnya. Saya ingin memberlakukannya pada tiga balapan. Tiga balapan akan lebih sulit. Jika semua orang yang berpartisipasi di kejuaraan ini sudah setuju maka kami bisa melakukannya mulai sekarang. Kami butuh kesepakatan bulat dengan seluruh tim yang berpartisipasi," tandasnya.

FIA di akhir tahun lalu mengumumkan bahwa GP Abu Dhabi, yang jadi balapan pamungkas musim 2014, akan mengadopsi poin dobel demi menjaga persaingan tetap seru. Langkah tersebut terjadi karena di musim ini perebutan gelar juara dunia pebalap sudah tuntas pada beberapa seri sebelum musim berakhir.

Peraturan ini mendapat dukungan kuat dari pemilik hak siar televisi, yang di akhir musim lalu menuai angka siar mengecewakan menyusul dominasi Sebastian Vettel dan Red Bull.

(din/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads