Apapun yang Terjadi, Vettel Tak Suka Regulasi Poin Dobel

Apapun yang Terjadi, Vettel Tak Suka Regulasi Poin Dobel

Kris FW - Sport
Kamis, 20 Feb 2014 18:06 WIB
Apapun yang Terjadi, Vettel Tak Suka Regulasi Poin Dobel
Getty Images/Mark Thompson
Sakhir - Sebagaimana sosok-sosok lain di kubu Red Bull, Sebastian Vettel menegaskan ketidaksenangannya dengan regulasi poin dobel. Vettel bahkan tetap tidak akan suka dengan peraturan baru itu seandainya ia berada dalam posisi yang bisa diuntungkan.

Musim ini balapan terakhir di Abu Dhabi akan memberi iming-iming poin dua kali lebih banyak dari biasanya dalam usaha menjaga persaingan tetap hidup sampai dengan balapan terakhir.

Peraturan itu sendiri menuai pro dan kontra, dengan Red Bull termasuk ke yang disebut terakhir--saat ini setidaknya sudah ada respons negatif dari Prinsipal Tim Red Bull Christian Horner dan Adrian Newey, pimpinan urusan teknik di Red Bull.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai juara empat musim terakhir, di sektor konstruktor dan pebalap, regulasi poin dobel tersebut memang diduga sudah diberlakukan demi membuat agar Red Bull dan Vettel tidak lagi terlalu mendominasi seperti musim-musim sebelumnya.

Nah, tes pramusim saat ini ternyata justru memperlihatkan performa tak menjanjikan dari Red Bull. Menilik fakta yang ada, bukan tidak mungkin 'Banteng Merah' nantinya malah akan memulai musim 2014 dengan buruk dan pada akhirnya diuntungkan oleh regulasi poin dobel di balapan terakhir.

Kendatipun begitu, Vettel menegaskan bahwa regulasi poin dobel sama sekali tidak ia sambut dengan baik, terlepas dari kemungkinan itu justru akan menguntungkannya.

"Biar bagaimanapun, saya tak menyukai poin dobel karena saya tak memahami alasan diberlakukannya aturan itu," katanya di ESPN F1.

"Saya harap sampai dengan saat itu kami sudah menjalani banyak balapan-balapan bagus," lanjut Vettel berharap.

Sehubungan dengan itu pebalap Jerman tersebut pun menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk memvonis bahwa Red Bull akan kesulitan untuk unjuk gigi di balapan-balapan awal.

"Ini baru Februari. Ya, musim memang dimulai empat pekan lagi, tapi tidak adil dan terlalu keras (menilai Red Bull akan mengawali musim dengan buruk). Tentu saja ini bukan awal yang kami mau, tapi masih ada waktu. Saya tak melihat alasan untuk panik," ucapnya.

"Di satu sisi ini memang mengejutkan, tapi di sisi lain tidak. Kami tahu merupakan tantangan besar dengan banyaknya pekerjaan yang mesti kami lakukan, tapi kami tak mengira akan mendapat masalah sebanyak itu di awal. Begitulah, dan saya tahu kami semua 100% bekerja keras untuk mencari solusi sesegera mungkin," tegas Vettel.



(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads