Tes di Bahrain hari Sabtu (22/2/2014) lalu tidak berakhir dengan baik untuk Kimi Raikkonen. Kendati demikian, dia tidak khawatir sama sekali dan yakin Ferrari bakal bangkit.
Dengan lima menit tersisa dalam tes yang berlangsung Sabtu (22/2/2014) kemarin, Kimi kehilangan kendali mobilnya di Turn Four. F14 T yang ia kemudian lantas menghantam pembatas, membuat kondisi hidung mobil jadi ringsek.
"Memang mobil saya rusak lantaran crash dan ada banyak bendera merah, tapi saya pikir kami cukup mendapatkan apa yang kami mau," ujar Kimi di Planet F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bisa saja melakukan tes lebih lama, tapi kami merencanakan sesuatu yang berbeda. Di tes berikutnya, saya yakin kami bisa melakukannya."
Sebelumnya, pebalap Finlandia ini juga menyikapi kecelakaan mobilnya dengan santai. Dia bahkan mengelak bahwa itu adalah salahnya.
"Mungkin itu salahku, tapi terkadang hal semacam ini terjadi dan ini bukan kiamat walaupun ada orang yang berpikir demikian. Saya cuma melintir dan menghantam pembatas," lanjutnya.
(roz/roz)











































