Buruk di Tes Pramusim, Bagaimana Kiprah Red Bull dalam Balapan Sebenarnya?

Jelang F1 2014

Buruk di Tes Pramusim, Bagaimana Kiprah Red Bull dalam Balapan Sebenarnya?

- Sport
Selasa, 11 Mar 2014 19:15 WIB
Buruk di Tes Pramusim, Bagaimana Kiprah Red Bull dalam Balapan Sebenarnya?
Getty Images/Andrew Hone
Jakarta -

Kubu Red Bull banyak diganjal masalah reliabilitas dalam tes pramusim F1 2014, yang mana dinilai sebagian kalangan sebagai indikasi awal bahwa mereka juga akan amat kerepotan dalam usaha mempertahankan gelar juara.

Dengan adanya sejumlah perubahan pada F1 2014, Red Bull sepertinya belum mendapat racikan ampuh untuk mendapatkan komposisi kemenangan yang turut mengantarkan Sebastian Vettel ke takhta juara dunia F1 selama empat musim terakhir.

Dalam tiga sesi tes pramusim yang dilangsungkan di Jerez (28-31 Januari) dan Bahrain (19-22 Februari dan 27 Februari-2 Maret), Red Bull bukan cuma tak kuasa mengantar Vettel atau rekan barunya, Daniel Ricciardo, unjuk kecepatan dan mencatat waktu terbaik di sesi-sesi itu tetapi bahkan terkendala sejumlah problem sehingga kurang ideal melahap lap-lap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situs F1 mencatat, Red Bull yang bermesin Renault cuma membuat 1705,764 km dalam seluruh rangkaian tesnya dan menempati posisi sembilan dalam daftar jarak tempuh oleh setiap tim. Cuma Marussia dan Lotus, yang absen pada tes Jerez, yang memiliki jarak tempuh lebih sedikit dari 'Banteng Merah'.

Selain bisa jadi indikator bahwa reliabilitas mobil sejauh ini menjadi masalah besar Red Bull, minimnya jarak tempuh ini tentu saja turut membuat Vettel dan Ricciardo tak memiliki banyak kesempatan untuk menguji sejumlah hal di lintasan.

Performa Red Bull itu sendiri tidak lepas dari performa mesin Renault--digunakan oleh Caterham, Lotus, Red Bull, Toro Rosso--yang memang tidak mengesankan di tes pramusim.

Apa yang ditunjukkan Red Bull itu terlihat amat kontras dengan tim-tim bermesin Mercedes--Force India, Mercedes, McLaren, Wiliams. Menariknya, 11 dari dari 12 sesi tes pramusim 2014 lalu sudah memunculkan nama pebalap dari keempat tim itu sebagai driver tercepat: Mercedes tiga kali, McLaren tiga kali, Force India tiga kali, dan Williams dua kali.

Mercedes (4972,644 km) dan Williams (4893,432 km) juga menjadi dua tim yang mencatatkan jarak tempuh paling banyak. Artinya Mercedes dan Williams bukan cuma punya mobil yang cepat, melainkan juga memiliki tingkat reliabilitas cukup bagus--setidaknya dalam tes pramusim.

Ini jelas bukan hal bagus buat Red Bull mengingat musim 2014 akan segera dimulai pada akhir pekan di Australia. Apalagi Lewis Hamilton di kubu Mercedes pun sudah memberi "ancaman".

"Sebuah tim mendominasi semuanya selama empat tahun. (Tim-tim lain) Terus dipecundangi habis-habisan bukanlah hal bagus untuk olahraga ini. Anda ingin kejuaraan yang ketat. Saya harap perubahan tahun ini bisa memungkinkan itu terjadi tahun ini. Diam-diam aku lebih bersemangat daripada sebelumnya," tegas Hamilton seperti dilansir Winner Sports.



(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads