Dalam seri pembuka musim di Australia lalu pebalap Mercedes Nico Rosberg meraih kemenangan dengan selisih 26 detik dari pebalap McLaren Kevin Magnussen yang dinyatakan finis kedua usai didiskualifikasinya Daniel Ricciardo dari Red Bull. Namun, McLaren sejauh ini mampu memuncaki klasemen konstruktor mengingat pebalap lainnya, Jenson Button, finis ketiga.
"Balapannya cukup ketat di antara tim-tim lain terkecuali Mercedes, tetapi ini bukan pertama kalinya satu tim memiliki performa dominan di awal musim," kata Dennis kepada ESPN dan dikutip Planet F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk balapan kedua musim 2014, yang akan dilangsungkan di Sepang akhir pekan ini, Dennis mengklaim timnya akan mampu memotong jarak dari Mercedes sebanyak 0,5 detik per putaran. Tetapi ia menambahkan bahwa ambisi McLaren jauh lebih besar.
"Sesegera mungkin kami berencana menjadi sebuah tim pemenang balapan. Jika Anda tak menang, Anda tak berada dalam posisi yang Anda inginkan. Pertanyaannya adalah bagaimana kami bisa mengejar dan seberapa cepat kami melakukannya, dan langkah-langkah apa yang mesti dilakukan. Saya sangat puas dengan perubahan-perubahan yang sudah dilakukan dalam dua bulan terakhir dan hasilnya pun amat positif."
"Kami akan melihat di mana posisi kami dalam satu atau dua bulan iin, karena tentu saja balapan antarbenua saat ini membatasi kecepatan kami untuk mengembangkan mobil. Apapun kami akan berusaha sebaik mungkin dan kami yakin bisa lebih cepat 0,5 detik di balapan berikutnya karena sejumlah alasan, tapi tentu saja itu takkan cukup untuk mencapai target kami, meskipun ini sudah pasti akan melahirkan tekanan buat para tim yang sedang mengejar kami," seru Dennis.
(krs/mfi)











































