Menyoal Diabaikannya Instruksi Tim Williams oleh Massa

Menyoal Diabaikannya Instruksi Tim Williams oleh Massa

- Sport
Senin, 31 Mar 2014 01:11 WIB
Menyoal Diabaikannya Instruksi Tim Williams oleh Massa
Getty Images/Mark Thompson
Sepang - Felipe Massa mengabaikan instruksi timnya sendiri, Williams, dalam balapan GP Malaysia kendatipun ia bersikeras sudah melakukan keputusan yang tepat. Bagaimana kisahnya?

Menjelang balapan berakhir Massa diminta Williams untuk membiarkan rekan satu timnya, Valtteri Bottas, melewatinya demi berusaha bersaing dengan Jenson Button. Laju Bottas saat itu dinilai lebih cepat daripada Massa sehingga berpeluang lebih besar untuk bisa beradu dengan Button.

Pada prosesnya Massa menolak instruksi tersebut. Ia pun finis di posisi tujuh, di belakang Button yang finis keenam dan di depan Bottas yang ada di posisi delapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu tidak terlalu jelas. Aku mendengar semuanya, tapi tidak terlalu jelas," dalih Massa di ESPN F1.

"Apa yang aku lakukan sudah tepat. Yang penting aku sudah berusaha yang terbaik untuk tim. Aku yakin hasilnya takkan berubah jikapun aku membiarkannya lewat, jadi sama saja. Menurutku apa aku lakukan sudah tepat," tegasnya.

Apa yang terjadi di lintasan tersebut seperti mengingatkan bahwa semasa di Ferrari dulu Massa acapkali harus rela jadi pebalap kedua bagi Michael Schumacher, Kimi Raikkonen, dan Fernando Alonso, sehingga mesti menerima instruksi tim atau team order semacam yang ia terima di Sepang.

Namun demikian, Rod Nelson selaku teknisi pendukung dan penguji untuk Williams, yang melakoni teknisi balap pimpinan sebelum kedatangan Rob Smedley pekan depan, menegaskan bahwa apa yang dilakukan itu bukanlah team order melainkan sekadar strategi tim. Bottas pun disebutnya memang punya kans lebih baik untuk bersaing dengan Button.

"Ia (Massa) tidak melakukan apa yang kami inginkan untuk dia lakukan. Anda harus memahami bahwa setiap kami membalap kami berusaha memaksimalkan poin konstruktor. Felipe melaju dengan mesin bertemperatur cukup tinggi dan kami sedikit merisaukannya, dan Valtteri punya ban yang lebih segar, sudah pasti lebih daripada yang dimiliki Jenson."

"Kami pikir akan bagus untuk memberikan kesempatan buat Valtteri untuk berusaha mengejar Jenson dan jika ia tidak bisa melakukannya dalam dua atau tiga lap maka kami akan menukar posisi pebalap lagi dan semua akan senang. Ini bukan hal besar, setiap tim melakukannya. Ini bukan team order, ini keputusan strategis berdasarkan performa relatif kedua mobil," tegas Nelson.

(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads