Alonso yang tampil buruk sepanjang musim ini bersama Ferrari punya kans menuntaskan dahaga kemenangan, ketika ia berhasil memimpin balapan selama 13 lap, Minggu (27/7) malam WIB, setelah start dari posisi lima.
Sayangnya impian itu harus musnah ketika kekuatan bannya menurun dan membuatnya harus disalip Ricciardo di dua lap terakhir. Alhasil pebalap Spanyol itu harus puas finis posisi kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab saat itu Alonso sudah tahu bahwa ia minimal bisa mengakhiri balapan di podium dan tak mau ambil risiko lebih jauh.
"Di 10 lap terakhir kami berdiskusi jika kami setop dan finis posisi keempat. Kami sangat membutuhkan poin-poin itu," tutur Alonso di Autosport.
"Keputusan yang sulit: setop dan finis empat atau terus membalap serta berisiko kehilangan kekuatan ban dan finis keempat atau apapun lah," sambungnya.
"Pada akhirnya kami membuat keputusan yang tepat - tetap membalap, mempertahankan posisi sebaik mungkin dan mendapat posisi kedua yang rasanya seperti meraih kemenangan saat ini."
"Balapan ini sangat rumit karena ada beberapa kesulitan yang membuat balapan sebanyak 70 lap ini sulit diprediksi."
"Anda hanya harus membuat keputusan yang tepat dalam balapan dan kami semua tetap bersatu dan saya pikir kami sudah melakukan sebaik yang kami bisa," tutupnya.
Alonso saat ini ada di posisi keempat klasemen dengan 115 poin dari 11 seri berlalu.
(mrp/mrp)











































