Dari 11 balapan yang sudah dijalani musim ini sembilan di antaranya berhasil dimenangi oleh pebalap Mercedes--Nico Rosberg dan Lewis Hamilton. Sedangkan dua balapan lain sukses disabet oleh Ricciardo, termasuk di Hungaroring lalu.
Hasil itu memang membuat Ricciardo, dengan 131 poin, masih tertinggal 71 poin dari Rosberg di pucuk klasemen dan 60 poin dari Hamilton di posisi dua. Namun, Ricciardo tetap percaya diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada hari seperti Minggu lalu, dengan kondisi yang berubah-ubah, munculnya safety car, itu membantu kami bisa bersaing. Sebagaimana sudah kita lihat, kemenangan dapat direngkuh dan kami melakukannya. Jika Anda mencermatinya, aku mempersingkat selisih kejuaraan meski secara realistis kami masih jauh.
"Namun, Seb (Sebastian Vettel) benar dengan mengatakan bahwa kejuaraan belumlah berakhir sampai akhirnya secara matematis tak lagi bisa dikejar," bebernya.
Keyakinan Ricciardo itu tak lepas dari adanya sistem poin dobel yang dipergunakan di balapan penutup pada musim ini--di Abu Dhabi bulan November nanti.
"Dengan sistem yang diberlakukan tahun ini, semua masih tetap mungkin sampai akhir musim. Kami akan terus melakukan apa yang kami mampu. Ini tak mengubah pendekatan kami. Terlepas dari masih mungkin (juara) atau tidak, kami masih membalap untuk posisi tertinggi yang memungkinkan," tegas Ricciardo.
(krs/krs)











































