'Ferrari Sudah Lakukan Kesalahan-kesalahan Visi yang Serius'

'Ferrari Sudah Lakukan Kesalahan-kesalahan Visi yang Serius'

- Sport
Jumat, 08 Agu 2014 19:13 WIB
Ferrari Sudah Lakukan Kesalahan-kesalahan Visi yang Serius
Getty Images/Paul Gilham
London - Ferrari sedang melewati masa-masa sulit tanpa hasil memuaskan di lintasan. Porsi tanggung jawab besar dinilai mesti diletakkan ke pundak Luca di Montezemolo selaku presiden, karena sudah bikin kesalahan-kesalahan penilaian.

Hal tersebut merupakan opini dari Aldo Costa, mantan direktur teknik Ferrari yang diberhentikan tahun 2011 dan kini bernaung di bawah panji Mercedes--yang notabene sedang tampil impresif musim ini. 'Kuda Jingkrak' sementara itu kini masih tercecer di posisi tiga klasemen konstruktor, belum pernah lagi jadi juara dunia konstruktor selepas 2008, dan kali terakhir mengantarkan pebalapnya jadi juara dunia pada tahun 2007.

"Kesalahan-kesalahan strategis sudah dilakukan--yang saya bicarakan adalah kesalahan visi--yang amat serius," kata Costa kepada jurnalis F1 terkemuka dari Italia Leo Turrini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya akan memberikan contoh: Di 2008 kami di departemen balap mengajukan tawaran untuk membuat wind tunnel baru. Kami menilai itu penting agar tetap kompetitif. Kami diberitahu tidak demikian dan ini tidaklah perlu.

"Di Ferrari seluruh keputusan, mengenai strategi dan orang-orangnya, senantiasa diambil oleh presiden, Montezemolo. Agar fair, ia mengambilnya ketika Ferrari memenangi segalnya dan ia juga mengambilnya ketika Ferrari berhenti menang," bebernya seperti dilansir ESPN F1.

Akan tetapi Costa, yang mengaku bekerja di Mercedes sudah memberinya waktu-waktu membahagiakan secara profesional, mengaku tetap merasa bersimpati dengan Ferrari apalagi di sana masih banyak kawan-kawannya.

"Saya tak gembira mengenainya (laju tak memuaskan Ferrari). Saya sudah bekerja untuk sebuah perusahaan yang merupakan mitos. Saya tak senang melihat bagaimana tim itu sudah tereduksi, dalam aspek F1, kendatipun dulu mereka memecat saya dan di satu aspek saya menilainya tak elegan.

"Dapat saya katakan bahwa ada banyak orang yang bekerja di Maranello yang saya sayangi dan saya ikut sedih karena mereka dalam situasi yang rumit. Itu tak bagus, saya meninggalkan banyak teman di sana, haruskah saya gembira melihat mereka dalam masalah?" ucapnya.

Ia kemudian mengungkap penilaiannya tentang Fernando Alonso yang mulai membela Ferrari sejak 2010 lalu. "Saya menilai Fernando sebagai sosok hebat ketika ia ada di dalam mobil, mengemudi. Di luar mobil, saya tak pernah bisa memahaminya; buat saya ia adalah karakter yang tak terjelaskan, sebuah enigma. Bagaimanapun juga ia takkan datang ke kami di Mercedes, saya tak melihat kenapa Hamilton ingin meninggalkan tim seperti kami," papar Costa.



(krs/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads