Rosberg sudah mengalami masalah sedari awal balapan GP Singapura, Minggu (22/9/2014), setelah masalah pada bagian setir mobil membuatnya mesti start dari jalur pit.
"Itu benar-benar perasaan yang buruk, melihat semua pebalap melaju. Saat itu tahu sudah selesai," aku Rosberg kepada Sky Sports yang dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu setir mobilnya tak berfungsi jadi aku tak memiliki tenaga hybrid, saat mengganti gigi pun pergantiannya langsung dua sekaligus dan aku tak memiliki DRS," ucap Rosberg.
"Mobilnya benar-benar tak berfungsi sama sekali. Dan kemudian tak ada gunanya untuk lanjut. Ini benar-benar hari berat," jelasnya.
Hasil tersebut membuat rekan setim Rosberg, Lewis Hamilton, mengambil alih pimpinan klasemen menyusul kemenangannya di Singapura. Kedua pebalap kini terpaut tiga poin.
"Aku masih kecewa dengan hari ini karena masalahnya reliabilitas lagi. Itu merupakan kelemahan yang kami miliki di tim dan kami mesti membenahinya, mencari akar masalahnya, dan kemudian berusaha memahami apa yang terjadi hari ini lalu bertarung lagi di Suzuka," seru Rosberg.
GP Singapura menjadi seri balapan terakhir bulan September ini. Balapan berikutnya akan hadir pada 5 Oktober mendatang pada GP Jepang.
(krs/rin)











































