Sempat memuncaki klasemen, pebalap Mercedes tersebut kini tertinggal 24 poin dari rekan satu timnya, Lewis Hamilton, yang akhir pekan lalu meraih kemenangan ke-10 musim ini di Austin. Rosberg sendiri baru memenangi empat balapan sepanjang 2014.
Kini musim tinggal menyisakan dua seri yakni GP Brasil dan GP Abu Dhabi. Tetapi ada yang istimewa dari satu balapan tersebut, di Abu Dhabi, karena balapan pamungkas itu menghadirkan iming-iming poin dobel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitulah adanya, aku tak terlalu peduli. Selama aku punya keunggulan satu poin saat bendera finis dikibarkan di Abu Dhabi, aku tak peduli mengapa atau bagaimana. Semua juga berpandangan sama... Bukankah itu merupakan sebuah impian masa kecil, menjadi juara dunia F1? Itu akan jadi amat spesial," kata Rosberg di ESPN F1.
"Tentu saja ada peluang yang amat sangat bagus (untuk menjuarai musim ini) karena mobil kami bagus sekali dan tim juga melaju dengan amat baik. Tapi aku tidak berpikir sejauh itu. Aku cuma memikirkan yang ada saat ini dan ingin meraih hasil sebaik mungkin," tuturnya.
(krs/mrp)
