Rosberg akan menghadapi GP Abu Dhabi, balapan pamungkas musim ini, dengan ketinggalan 17 poin dari Hamilton yang merupakan rekan setimnya di Mercedes.
Mengingat balapan di Yas Marina akan menghadirkan poin dobel, Hamilton butuh memenangi balapan atau finis kedua di belakang Rosberg untuk memastikan gelar. Tetapi hitung-hitungannya akan jadi cukup rumit jika ia tak finis di dua posisi terdepan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walhasil, menilik kemungkinan yang ada tentu saja Hamilton punya kesempatan lebih besar daripada Rosberg untuk bisa keluar jadi kampiun. Tetapi Vettel pun pernah menghadapi situasi serupa dan berhasil mematahkan rintangan kemungkinan tersebut.
Pada tahun 2010, Vettel menyongsong balapan terakhir dengan tertinggal 15 poin dari Fernando Alonso yang membela Ferrari dan tujuh poin dari Mark Webber yang merupakan rekan setimnya di Red Bull. Di akhir balapan di Abu Dhabi tersebut Alonso cuma finis di posisi delapan dan Webber di posisi sembilan, membuat Vettel yang memenangi balapan menjuarai musim 2010.
"Itu merupakan sebuah situasi sulit yang mirip, seperti halnya yang dialami Nico sekarang. Aku tahu satu-satunya kesempatanku adalah dengan memenangi balapan jadi aku cuma berusaha fokus penuh untuk melakukannya. Aku tak mau tahu dengan hasil sementara di klasemen," tutur Vettel di Auto Bild.
"Dan untungnya pebalap lain gagal meraih poin yang dibutuhkan. Aku cukup terkejut karena peluangnya amatlah condong ke Mark finis ketiga dan Fernando kelima," lanjutnya seperti dikutip Planet F1.
Vettel, yang seperti halnya Rosberg berasal dari Jerman, menyebut kompatriotnya itu sama pantasnya menjadi juara sebagaimana halnya Hamilton kendatipun punya jumlah kemenangan lebih sedikit--Rosberg lima kali menang, Hamilton 10 kali menang.
"Keduanya sama-sama pantas mendapatkan gelar juara. Lewis lebih sering memenangi balapan daripada Nico, tapi Nico mengemudi dengan amat konsisten dan cerdas. Keduanya pebalap dengan gaya berbeda, tapi tahun ini keduanya sudah melakukan pekerjaan dengan amat baik," nilai Vettel.
(krs/cas)











































