Honda kembali ke ajang adu cepat jet darat mulai tahun 2015. Reliabilitas mesin akan menjadi tantangan untuk pabrikan asall Jepang itu di musim pertamanya bersama McLaren.
Honda kembali ke F1 setelah mencapai kesepakatan untuk memasok mesin buat McLaren. Satu sesi ujicoba sudah dilakukan, hasilnya cukup mengecewakan.
Dalam sesi tes setelah musim yang berlangsing di sirkuit Abu Dhabi pda bulan November lalu, Honda cuma bisa menyelesaikan empat lap dalam tes ang berjalan dua hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tantangan untuk rekan kami adalah berpacu dengan tanggal dan reliabilitas. Performanya cukup impresif, tapi tentusaja saya tak bisa berbagi informasi dengan Anda," kata Ron di Planet F1.
Bos motorsport Honda, Yasuhisa Arai, menyebut bahwa regulasi F1 saat ini jauh lebih sulit.
"Paket regulasi baru sangat-sangat komplex. Di Abu Dhabi kami melakukan tes dan mendapatkan banyak data, dan dalam hal tu kami sudah menjadi satu tim seperti McLaren-Honda," ucap Arai.
(cas/nds)











































