Red Bull meraih gelar juara dunia pebalap dan konstruktor pada periode 2010-2013. Setelah itu, mereka gagal bicara banyak pada 2014. Mereka memang meraih tiga kemenangan lewat Daniel Ricciardo. Tapi, secara keseluruhan Ricciardo terpaut terlalu jauh dari duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.
Di klasemen akhir konstruktor, Red Bull menempati posisi kedua dengan 405 poin. Mereka tertinggal jauh dari Mercedes yang punya 701 poin dan jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Red Bull) akan menjadi penantang juara lagi, tapi pertanyaannya adalah seberapa jauh mereka melaju," ujar Lauda kepada Autosport.
"Untuk saat ini, informasi soal Ferrari masih terlalu sedikit, dan McLaren-Honda akan menjalani tahun yang berat," katanya.
Pada musim 2015, terdapat perubahan regulasi Formula 1 yang memungkinkan tim-tim untuk mengembangkan mesin di tengah musim. Tapi, Lauda tak melihat hal ini sebagai ancaman untuk kejayaan timnya.
"Mercedes tentu saja berada di posisi yang sangat bagus. Namun, kami ingin memperbaiki segalanya, dan begitu juga tim-tim lain," ujar juara dunia F1 tiga kali ini.
"Menurut saya, Anda baru bisa memberikan penilaian soal kualitas tim-tim setelah tiga balapan pertama," kata Lauda.
(mfi/nds)











































