Fernando Alonso masih berada di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan dalam sesi tes di Sirkuit Catalunya. Pebalap McLaren itu baru akan kembali ke lintasan kalau kondisinya sudah 100 persen.
Alonso diterbangkan ke rumah sakit dan bahkan bermalam di sana setelah mengalami kecelakaan di hari keempat latihan pramusim yang digelar di Sirkuit Catalunya, Minggu (22/2/2015) lalu. Mobil MP4-30 yang dikendarai Alonso menghantam dinding pembatas lintasan yang terletak antara tikungan ketiga dan keempat.
Dari penyelidikan yang sudah dilakukan pihak McLaren, mereka menyimpulkan kalau kecelakaan yang dialami bukan karena masalah teknis mesin atau kerusakan pada peralatan listrik. Disebutkan kalau Alonso melebar ke astroturf saat melewati tikungan lantaran mobilnya tidak stabil akibat angin yang sangat kencang, yang membuat mobil berputar dan kemudian menabrak tembok.
Setelah kecelakaan itu, Alonso dinyatakan dalam kondisi baik meski mengalami gegar otak. Pebalap asal Spanyol itu pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lanjutan.
Alonso kini sudah dua malam di rumah sakit. Belum diketahui kapan dia akan diizinkan untuk pulang. Kondisinya saat ini masih terus dipantau.
"Dia akan tetap di sini selama kami butuh waktu untuk memastikan bahwa semuanya baik-baik saja. Efek tabrakan itu cukup keras dan kami ingin memastikan bahwa semuanya baik-baik saja," ujar manajer Alonso, Luis Garcia Abad, yang dikutip Crash.
"Saya tak bisa mengatakan apakah itu sehari, dua hari, tiga hari, atau lebih," tambah Abad.
Hora de comer! Muchas gracias por vuestro apoyo! Lunch time! Thank you for your support! pic.twitter.com/v6cUCfKXNL
β Luis Garcia Abad (@lsgrcbd) February 23, 2015Β
Abad memastikan Alonso hanya akan mengendarai jet darat lagi kalau kondisinya sudah benar-benar pulih. Menurutnya, balapan seperti Formula 1 bukanlah permainan.
"Informasinya cukup sulit untuk dipahami. Ketika saya tiba di rumah sakit, Fernando sadar dan baik dalam aspek ini, yang mana merupakan hal terpenting, tapi sekarang dia baik. Tabrakannya sangat keras dan dia harus memulihkan diri karena dampaknya serius," ujar Abad.
"F1 bukanlah sebuah permainan. Kami harus memastikan bahwa dia siap untuk mengendarai mobil pada waktu yang tepat karena kami ingin kompetitif hingga balapan terakhir musim ini," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mfi/roz)











































