'Mercedes Masih Paling Depan, Tim Lain Bersaing Ketat di Belakangnya'

Jelang GP Australia

'Mercedes Masih Paling Depan, Tim Lain Bersaing Ketat di Belakangnya'

- Sport
Selasa, 10 Mar 2015 07:08 WIB
Mercedes Masih Paling Depan, Tim Lain Bersaing Ketat di Belakangnya
AFP/Karim Sahib
Melbourne -

Pebalap Williams, Valtteri Bottas, beranggapan bahwa Mercedes masih bakal dominan musim ini. Namun, dia meyebut bahwa tim-tim di belakang Mercedes bakal bersaing ketat.

Musim lalu, hanya tiga dari 19 balapan yang tidak dimenangi oleh pebalap Mercedes. Ketiga balapan tersebut, masing-masing di Kanada, Hongaria, dan Belgia, dimenangi oleh pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo.

Red Bull kemudian finis di posisi kedua klasemen konstruktor. Sementara, Williams finis di urutan ketiga. Musim lalu, tercatat enam kali pebalap-pebalap Williams naik podium dengan empat di antaranya disumbang oleh Bottas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Musim ini, Bottas meyakini peta kekuatan tim-tim F1 masih akan sama. Mercedes masih berada di depan, sementara tim-tim seperti Red Bull, Williams, Ferrari, dan McLaren bakal bersaing ketat.

"Kita semua tahu bahwa Mercedes jadi tim incaran tim-tim lainnya," ujar Bottas kepada Crash. "Setelah mereka, ada tim-tim lain terlibat persaingan ketat."

Bottas finis keempat pada klasemen pebalap musim lalu, di belakang duet Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, serta Ricciardo. Kini, pebalap asal Finlandia itu mengaku yakin bisa tampil lebih baik daripada musim lalu.

"Saya siap. Saya tahu bahwa saya bisa menjadi pebalap yang lebih baik daripada musim lalu. Musim ini saya lebih siap daripada musim lalu."

"Saya tidak pernah meragukan diri saya. Tapi, saya senang bisa membuktikan diri ketika diberikan mobil yang bagus."

"Saya yakin bisa bersaing di depan untuk mendapatkan kemenangan," kata Bottas.

Balapan F1 musim ini akan start pada Minggu, 15 Maret 2015, di Melbourne, Australia. Musim lalu, Bottas finis kelima di Australia, di belakang Rosberg, Kevin Magnussen, Jenson Button, dan Fernando Alonso.

(roz/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads