Rosberg, yang musim lalu harus merelakan titel juara dunia pebalap disabet oleh Hamilton, harus puas mengakhiri balapan di Melbourne, Minggu (15/3/2015), dengan berada di posisi dua di belakang Hamilton.
Sepanjang balapan itu sendiri Hamilton terus pegang kendali dan menjaga jaraknya dari Rosberg yang pada akhirnya finis dengan terpaut 1,3 detik. Rosberg pun mengaku laju Hamilton memang tanpa cela.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lewis sudah melakukan pekerjaan luar biasa akhir pekan ini, ia mengemudi seperti seorang juara dunia sepanjang pekan. Aku tak bisa mengalahkannya, tapi sudah pasti aku terus berusaha maksimal sepanjang putaran dan aku akan melakukannya sampai akhir musim. Aku akan menyulitkannya dan semoga saja bisa mengalahkannya," lanjutnya.
Di pertengahan balapan Rosberg disarankan untuk menghemat bahan bakar agar bisa habis-habisan memburu Hamilton menjelang akhir balapan. Namun, strategi itu buyar. Bukan cuma karena Hamilton tak membuat kesalahan, ia pun diduga memakai strategi serupa.
"Tidak, kami sudah berusaha menyerang! Mungkin Anda tak melihatnya, tapi benar-benar ada di kokpit. Lewis tak membuat kesalahan jadi tidaklah memungkinkan untuk mendekatinya apalagi menyalipnya. Strateginya cuma mengenai menghemat bahan bakar di tengah balapan agar bisa tancap gas di akhir balapan, tapi aku pikir Lewis juga melakukan hal serupa, jadi saat aku mulai menghemat bahan bakar ia pun melakukan hal yang sama jadi ia bisa menggeber di akhir. Sayangnya itu tak membantuku," beber Rosberg.
(krs/krs)











































