Setelah tampil amat dominan musim lalu, Mercedes digadang-gadang akan mampu melanjutkannya pada musim ini. Indikasi awalnya adalah laju yang mereka perlihatkan di tes pramusim lalu.
Tidak terlalu keliru, setidaknya jika melihat jalannya balapan pertama di Albert Park, Minggu (15/3/2015), ketika Lewis Hamilton tancap gas meraih kemenangan dengan Nico Rosberg finis di belakangnya. Mercedes langung mengawali musim ini dengan sebuah finis 1-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prancing Horse, yang di tes pramusim juga memperlihatkan laju menjanjikan, pun dinilai sudah menunjukkan perkembangan pesat dibandingkan musim lalu kendatipun pebalap lainnya, Kimi Raikkonen, mengalami masalah setelah 40 putaran di Melbourne.
"Aku pikir Ferrari sudah membuat sebuah langkah maju besar dan membuat salah satu lompatan terbesar. Aku memprediksi kami akan menghadapi pertarungan alot dengan mereka dalam perjalanan musim ini," ujar Hamilton seperti dikutip Reuters.
Rosberg, yang tahun lalu harus merelakan titel juara dunia ke tangan Hamilton, meyakini bahwa dalam beberapa balapan Mercedes akan tetap memimpin meskipun juga menyambut jika Ferrari akan meramaikan persaingan.
"Tetapi akan bagus jika mereka bisa sedikit lebih dekat... asalkan jangan terlalu dekat," sebut Rosberg.
Mengingat bahwa dalam balapan pertama ini Mercedes sudah tampil amat dominan, dengan Hamilton bahkan finis 34,5 detik dari Vettel meskipun si juara bertahan cuma unggul 1,3 detik dari Rosberg, tak sedikit yang menduga bahwa mereka cuma bersikap diplomatis. Dengan sedikit kelakar, Vettel pun menyuarakan anggapan tersebut.
"Sejujurnya, apa kalian benar-benar berharap demikian? Serius? Kalian finis 34 detik di depan kami dan kalian berharap akan jadi lebih dekat? Memangnya kalian akan melambat?" ceplos Vettel seraya disambut tawa para jurnalis dalam konferensi pers usai balapan.
(krs/krs)











































