Praktis musim 2014 yang buruk bagi Ferrari kian bertambah pahit, karena Williams yang selama ini bukan siapa-siapa malah mengangkangi 'Kuda Jingrak' di klasemen akhir konstruktor dengan duduk di posisi ketiga. Red Bull sendiri ada di posisi kedua, di bawah Mercedes.
Tapi selepas GP Australia pekan lalu, Ferrari terlihat memperlihatkan kemajuan yang pesat dengan menempatkan Sebastian Vettel di podium ketiga. Andai saja Kimi Raikkonen tak bermasalah pada mobilnya, maka ada dua pebalap Ferrari finis di lima besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu tim asal Maranello itu pun berusaha keras untuk meningkatkan performa mobilnya agar bisa bersaing atau setidaknya memangkas jarak sebesar-besarnya dengan Merceders, alih-alih memikirkan gangguan dari Williams serta Red Bull.
"Target pertama kami adalah coba melihat kekuatan Williams dan Red Bull," ujar bos tim, Maurizo Arrivabene, seperti dikutip Autosport.
"Kini kami harus coba memulai yakin pada kemampuan kami sendiri dan memangkas jarak dengan para pebalap Mercedes," lanjutan Arrivabene.
"Saya pikir kami cukup yakin dengan kekuatan kami, usai tes pramusim di Barcelona serta dua hari pertama di Australia. Jadi kami tidak begitu memikirkan Williams dan Red Bull."
"Sayangnya Bottas tidak bisa membalap, karena itu akan kian menegaskan keunggulan kami, tapi saya pikir kami harus setop berpikir untuk meraih posisi kedua. Kami harus berpikir untuk segera membidik posisi pertama," demikian dia.
(mrp/nds)










































