Tim Horner itu memenangi titel juara dunia empat kali beruntun pada 2010-2013 yang diperoleh Sebastian Vettel besarta titel juara konstruktor. Akan tetapi, dominasi 'Banteng Merah' memudar 'digantikan' oleh Mercedes.
Lewis Hamilton dan Nico Rosberg menguasai dua podium teratas di hampir sepanjang musim lalu. Hal serupa diprediksi lagi terjadi di 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat dominasi Mercedes, Horner sempat mengusulkan kepada FIA supaya menyamakan performa mesin di setiap tim. Namun, Horner beralasan jika dominasi timnya dulu tidak sebesar seperti Mercedes sekarang.
"Saya bisa paham, tapi ketika itu kami tidak pernah menjalani level dominasi seperti yang kita sekarang lhat, jauh dari sekarang," ucap Horner yang dilansir Autosport.
"Kami harus beradaptasi dari mengisi bahan bakar sampai tidak boleh mengisi bahan bakar, perubahan bentuk mobil, double diffuser, tanpa double diffuser, blown diffuser, pemetaan mesin yang berubah di tengah musim ... dan lain-lain."
"Kecuali ada sebuah intervensi (dari FIA) seperti itu maka kita akan menghadapi sebuah musim yang sedikit membosankan," tandas pria Inggris itu.
(rin/mfi)











































