Dari dua balapan pembuka Formula 1 musim ini, Mercedes langsung 'diusik' oleh Ferrari. Vettel sejauh ini terbukti mampu bersaing dengan kompetitif dengan duet Mercedes, Rosberg dan Lewis Hamilton.
Pada seri pertama di Australia, Vettel finis ketiga di belakang Hamilton dan Rosberg. Sementara di seri kedua Malaysia, pebalap Ferrari itu melejit dan memenangi balapan dengan Hamilton dan Rosberg menyusul di posisi dua-tiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosberg pribadi melihat ada keuntungan tersendiri dengan naiknya performa Ferrari musim ini dengan Vettel. Vettel disebutnya bisa mengganggu laju Hamilton yang musim lalu mengunggulinya di kejuaraan dan meraih titel juara dunia. Bagaimanapaun dia juga mengakui bakal jadi persoalan lebih besar jika rekan senegaranya itu malah sering juara.
"Ya, Vettel bisa jadi sebuah bantuan. Di Malaysia dia sudah menunjukkan itu karena Lewis hanya mengambil tiga poin dari saya dan bukan tujuh," kata Rosberg dikutip Autosport.
"Tapi ini juga tergantung, karena dia juga bisa jadi masalah besar kalau terus menang. Saya ingin menang jadi tentu saja kemenangan Sebastian di Malaysia tidak bagus. Saya berharap mengalahkan dia dan Lewis di sini," tambahnya.
Saat ini Rosberg menempati posisi tiga di klasemen pebalap dengan nilai 33. Dia tertinggal 10 angka dari Hamilton dan tujuh poin dari Vettel. Soal jarak, Rosberg mengaku belum khawatir. Sebaliknya, dia merasa optimistis timnya bakal tampil lebih baik di GP China akhir pekan ini.
"Ini adalah musim yang panjang dan saya melihatnya seperti selisih 10 poin dari pemimpin klasemen saat ini dengan 350 poin lain atau sekitar itu yang bisa didapatkan. Tentu saja setiap balapan itu penting, tapi perjalanan masih panjang dan konsistensi masih akan sangat penting seperti yang kita saksikan tahun lalu," sambung Rosberg.
"Semua hal ini akan memainkan peran jadi saya tidak panik dalam hal apapun atau bagaimanapun kondisinya. Tapi jelas saya ingin menyelesaikan tugas dengan bagus dan mencoba menang di sini (China)."
"Saya yakin kami akan punya mobil yang lebih tangguh daripada di Malaysia. Saya memperkirakan kami menjadi yang terbaik lagi," tandas driver asal Jerman ini.
(raw/cas)











































