Alonso dan rekan setimnya, Jenson Button, bisa bersama-sama melintasi garis finis untuk kali pertama musim ini di GP China. Sebelumnya keduanya mengalami masalah di tengah-tengah GP Malaysia dan kendatipun Button bisa finis di GP Australia, saat itu Alonso masih absen.
Namun demikian, keberhasilan menyudahi balapan tersebut belum dibarengi dengan laju memuaskan, baik pada kualifikasi maupun balapan. Di Shanghai, Alonso dan Button cuma finis di luar zona poin dan bahkan di-overlap oleh sejumlah pebalap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boleh dibilang pebalap Spanyol itu seperti kurang berjodoh dengan McLaren, seperti saat dia pertama kali datang ke tim ini tahun 2007. Saat itu bersatus sebagai juara dunia, Alonso mengaku dirinya dianaktirikan di mana McLaren lebih mengutamkan Lewis Hamilton yang baru melakoni musim debutnya.
Tapi apa yang dilalui Alonso bersama McLaren saat ini tak membuat dirinya menjadi frustrasi. Sebab dia pernah melalui masa lebih sulit bersama Ferrari di mana tak satupun gelar juara didapat selama lima musim di sana.
"Rasa frustrasi itu, saya sudah 14 tahun membalap di Formula 1 dan kami sudah lebih dulu tahu situasi seperti ini. Dalam beberapa tahun belakangan (di Ferrari) lebih bikin frustrasi karena kami bersaing memperebutkan titel juara tapi tak pernah mendapatkannya. Kini saya punya proyek baru dan saya lebih optimistis," ujar Alonso seperti dilansir ESPN.
"Ini saatnya tim harus bersatu dan menikmati proses ini. Kami akan saling bekerja sama dalam beberapa bulan dan memberi kepuasan untuk satu sama lain, dan untuk itulah saya ada di sini," sambungnya.
(mrp/raw)











































