Alonso meninggalkan Ferrari tahun lalu setelah lima musim menjalani penantian akan gelar juara dunia ketiga yang tidak kunjung datang. Pebalap 33 tahun asal Spanyol itu memilih ke McLaren yang pernah ia bela sepanjang musim 2007.
Dengan McLaren musim ini berkolaborasi dengan Honda, kombinasi yang pernah mendominasi F1 pada kurun waktu 1988-1991, Alonso tentu punya ekspektasi tersendiri. Tetapi McLaren sejauh ini justru memperlihatkan start yang amat buruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain Ferrari yang diawaki oleh Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel justru sudah melesat jadi salah satu penantang serius setelah mampu mengusik dominasi Mercedes--yang diperkuat Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.
Dari situasi saat ini, juara dunia F1 2007 Jacquez Villeneuve melontarkan penilaian ekstrem bahwa peluang Alonso untuk meraih gelar juara dunia lagi atau bahkan memenangi balapan saat ini sudah habis. Padahal bisa saja sebaliknya kalau ia bertahan di Ferrari.
"Meninggalkan Ferrari jelas sebuah kesalahan. Menurut saya Alonso akan bisa mengejar gelar dengan Ferrari yang ada saat ini," kata Villeneuve kepada AS dan dikutip Motorsport.com.
"Dengan kepindahannya, Alonso mungkin sudah menghabisi kariernya sendiri--ia mungkin tidak bakal meraih gelar juara dunia lagi atau bahkan menang balapan. Ia semestinya bisa saja menghabiskan 3-4 tahun lagi dengan Ferrari dan kemudian pensiun atau ke McLaren jika ingin berusaha menang bersama mereka seperti yang ia lakukan pada 2007," tuturnya.
(krs/roz)











































