Hamilton Bertekad Habis-habisan di GP Monaco Usai Gagal Menang di Spanyol

Jelang GP Monaco

Hamilton Bertekad Habis-habisan di GP Monaco Usai Gagal Menang di Spanyol

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Rabu, 20 Mei 2015 06:36 WIB
Hamilton Bertekad Habis-habisan di GP Monaco Usai Gagal Menang di Spanyol
Getty Images Sport/Adam Pretty
Monako - Lewis Hamilton untuk kali pertama di musim ini diasapi rekan setimnya di Mercedes, Nico Rosberg, pada seri teranyar di Spanyol. Dia pun bertekad habis-habisan di GP Monaco meski tak punya rekam jejak cukup baik.

Hamilton harus puas finis kedua di GP Spanyol lalu, sementara podium juara diraih Rosberg. Itu jadi pertama kalinya musim ini dia dikalahkan Rosberg, setelah sebelumnya selalu finis di depan sang rekan setim.

Kini dia mengalihkan fokus sepenuhnya ke GP Monaco. Juara dunia Formula 1 dua kali itu bertekad melewati akhir pekan dengan mulus, dimulai dari latihan bebas pertama.

"Saya tidak menjalani akhir pekan yang terbaik di Barcelona, jadi meraih posisi kedua itu adalah hasil oke dalam hal membatasi kerugian. Ini juga berarti hasil bagus lainnya untuk tim dengan finis satu-dua," katanya dikutip Crash.

"Saya sekarang fokus sepenuhnya ke Monako, balapan yang dinantikan semua orang dan yang sangat saya sukai. Ini adalah tantangan terbesar sepanjang tahun untuk seorang pebalap dan ketika Anda melaluinya dengan benar, perasaannya sulit untuk dikalahkan."

"Membangun ritme sejak awal latihan sangatlah penting, karena Anda benar-benar perlu menyatukan rasa dengan sirkuitnya. Anda harus sangat sempurna di setiap titik, karena selip paling minimal pun bisa menghancurkan akhir pekan Anda."

"Ini murni soal kemampuan mengemudi dan keberanian yang alami di belakang kemudi, yang mana bagi saya membuatnya begitu spesial," tambahnya.

Namun dibandingkan Rosberg, Hamilton tak punya riwayat cukup baik di trek Monaco. Sementara Rosberg selalu juara di dua musim terakhir, Hamilton harus puas finis di posisi empat dan runner-up di periode yang sama. Akan tetapi Hamilton tak mau terlalu memikirkan catatan itu.

"Seperti Spanyol, ini adalah sirkuit lain di mana saya tidak mendapatkan keberuntungan sebelumnya. Tapi saya tidak tertarik dengan apa yang sudah terjadi dan berlalu, atau membuat prediksi. Saya di sini cuma ingin masuk ke mobil fantastis yang kami punya, mengemudikannya habis-habisan, dan mengerahkan segala yang saya punya seperti biasa," tandas pebalap asal Inggris itu.

(Rifqi Ardita Widianto/Mohammad Resha Pratama)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads