Dalam balapan di Circuit de Monaco, Minggu (24/5/2015), Hamilton yang start dari urutan terdepan bisa mempertahankan posisinya hingga lap 64. Tapi dari situlah kesialan Hamilton bermula.
Safety car masuk menyusul kecelakaan yang menimpa pebalap Scuderia Toro Rosso, Max Verstappen. Hamilton yang unggul hingga 20 detik dari pesaing terdekatnya kemudian diminta untuk masuk pit untuk mengganti ban.
Dalam perhitungan Mercedes, Hamilton akan bisa kembali memimpin saat masuk lagi ke lintasan. Tapi ternyata hal itu tidak terbukti. Saat kembali ke trek, Hamilton ada di urutan ketiga, berada di belakang Nico Rosberg dan Sebastian Vettel.
Di delapan lap yang tersisa, Hamilton tak mampu menyalip di lintasan jalanan yang dikenal sempit itu. Pada akhirnya dia harus puas finis di posisi ketiga. Sementara kemenangan menjadi milik rekan setimnya, Rosberg.
"Jawabannya adalah kami salah dalam membuat perhitungan," ujar bos Mercedes, Toto Wolff, seperti dikutip BBC.
"Kesalahan itu adalah dari tim dan saya minta maaf. Dia adalah pemimpin yang hebat dan pebalap luar biasa. Saya yakin dia akan mengerti kalau kadang kami membuat kesalahan," katanya.
Usai balapan, Hamilton tampak tak mampu menyembunyikan kekecewaannya yang mendalam, bahkan saat di podium. Pebalap asal Inggris itu juga tak bisa mengekspresikan perasaannya terkait balapan yang dijalaninya itu.
Hasil di Monako memang tak menggoyahkan posisi Hamilton di puncak klasemen pebalap dengan 126 poin. Tapi keunggulannya dari Rosberg kini terpangkas menjadi tinggal 10 poin saja.
(Novitasari Dewi Salusi/Doni Wahyudi)











































