Dalam balapan Senin (8/6/2015) dinihari WIB, Alonso mendapat instruksi via radio tim untuk menghemat bahan bakar mobilnya. Merasa terlalu dini, karena baru putaran 24 dari total 70, ia pun menolak dengan mengatakan, "Aku tidak mau. Aku tidak mau."
Krunya tidak menyerah begitu saja dan kembali mengulang instruksi. "Kita akan punya masalah besar nanti jika tidak melakukannya," sahut kru timnya kepada Alonso.
"Sekarang pun aku sudah punya masalah besar. Membalap seperti ini, terlihat seperti amatir. Jadi aku balapan dulu dan baru setelah itu konsentrasi ke bahan bakar," jawab si juara dunia dua kali.
Alonso kembali ke McLaren pada musim ini setelah meninggalkan Ferrari. Dengan McLaren masih bergulat dengan mesin Honda, Alonso pun bukan cuma belum mampu meraih satu poin pun tetapi bahkan baru mampu dua kali finis dari tujuh seri balapan sejauh ini.
Ketidakmampuan Alonso finis tersebut merupakan yang ketiga beruntun buatnya. Hal semacam itu belum pernah lagi ia rasakan sejak musim debutnya bersama tim Minardi pada 2001.
Ini tentu saja jauh dari ekspektasi Alonso. Apalagi ia niscaya pindah ke McLaren demi berprestasi, dan khususnya peluang mengejar gelar juara dunia ketiga--kabarnya Alonso pun meninggalkan Ferrari karena kegagalan meraih titel juara dunia selama lima musim di sana.
Maka boleh jadi start tidak oke McLaren sudah amat mengecewakan Alonso. Ada yang menduga celetukannya di radio tim soal "membalap seperti amatir" pun sebagai bentuk kekesalannya. Namun, pebalap Spanyol itu menegaskan bahwa apa yang muncul di GP Kanada cuma sekadar ketidaksetujuan sederhana antara dirinya dengan kru tim.
"Anda sedang bertarung dan kemudian ada sekumpulan mobil yang beberapa pebalapnya melewati Anda karena lebih cepat. Anda terlihat jadi seperti pebalap amatir dan itu tidak bagus," jelas Alonso seperti dikutip Reuters.
"Kami tahu tidak super kompetitif, bahwa kami harus meningkatkan reliabilitas. Kami harus melakukan banyak hal. Akhir pekan lalu sudah mengajari kami untuk membuat peningkatan. Tidaklah mudah di Kanada sini," lanjutnya.
Direktur Balap McLaren Eric Boullier pun berusaha meredam dugaan orang sehubungan dengan pernyataan Alonso di radio tim. Ia menilai bahwa apa yang terjadi semata cuma perbedaan pandangan antaran pebalap dan kru di timnya.
"Saya sudah menemuinya usai balapan dan ia baik-baik saja. Percakapan itu mudah dipahami, dalam balapan Anda ingin melaju dan juga menghemat ban dan bahan bakar, serta memikirkan hal-hal lainnya. Semakin Anda melakukan penghematan, semakin pula Anda mengisi baterainya dan kemudian Anda punya masalah, dan setelah itu ban Anda jadi dingin dan kacaulah," sebutnya.
(krs/rin)











































