Alonso meninggalkan Ferrari dan kembali bergabung dengan McLaren pada awal musim ini. Pebalap Spanyol itu pindah demi memenuhi ambisinya menjadi juara dunia lagi setelah lima musim tanpa gelar di Ferrari.
Namun, Alonso sejauh ini mendapatkan hasil yang amat mengecewakan. Dari enam balapan yang sudah dilaluinya, dia hanya dua kali berhasil finis. Itupun tak membuahkan poin karena dia hanya menuntaskan balapan di posisi 12 dan 11.
Alonso sudah empat kali gagal finis, tiga di antaranya dalam tiga balapan terakhir. Mobil MP4-30 yang dikendarainya terus diganggu masalah reliabilitas. Kolaborasi McLaren dengan Honda mulai musim ini tampaknya belum membuahkan hasil yang sesuai ekspektasi.
Alonso tetap tenang menyikapi situasi ini. Meskipun saat ini dirinya mengalami kesulitan, dia yakin McLaren-Honda punya masa depan cerah.
"Ini akan sulit, ya, tak perlu diragukan lagi. Red Bull memenangi tiga balapan tahun lalu setelah mengalami defisit dan sebuah tes musim dingin yang buruk," tutur Alonso di Crash.
"Mereka bangkit dengan cukup cepat. Jadi, saya berpikir positif dan optimistis kami akan mencapai level itu juga pada tahun ini," lanjutnya.
"Saya tak tahu apakah itu akan berupa podium atau tidak. Tapi, untuk mengalahkan Mercedes Anda perlu melakukan sesuatu yang ekstrem dan bersama Honda kami sedang melakukan sebuah pendekatan ekstrem. Itu butuh waktu, namun saya optimistis," katanya.
(mfi/cas)











































