Aturan Baru Gagal Memperlambat Kecepatan Jet Darat F1

Jelang GP Formula 1 2005

Aturan Baru Gagal Memperlambat Kecepatan Jet Darat F1

- Sport
Senin, 21 Feb 2005 07:29 WIB
Jakarta - Tujuan diberlakukannya aturan baru di F1 oleh FIA untuk memperlambat mobil terbukti gagal. Ini dilihat dari hasil uji coba di sirkuit Catalunya dan Valencia, Spanyol.Sejak akhir musim lalu, FIA selalu mengkampanyekan pengurangan kecepatan di Formula 1. Alasannya ialah untuk mencegah kecelakaan fatal demi keselamatan pembalap. Demi tujuan tersebut, serangkaian aturan baru pun diterapkan mulai musim ini.Meski bukan catatan waktu resmi, dalam beberapa uji coba jelas terlihat kecepatan mobil-mobil Formula 1 justru semakin bertambah. Buktinya rekor lap tercepat sirkuit Barcelona dan Valencia dengan gampang terlapaui.Hasil uji coba di Barcelona pekan lalu memperlihatkan, 17 dari 20 pembalap berhasil mencatat waktu lebih cepat dari rekor resmi. Hasil uji coba tercepat yakni 1 menit 13,971 detik oleh pembalap Renault Fernando Alonso, sementara rekor resmi yang dibuat pembalap Ferrari, Michael Scumacher yakni 1 menit 17, 450 detik.Bahkan tujuh pembalap mencatat waktu di bawah 1 menit 15 detik yang merupakan waktu tercepat pole position musim lalu. Lebih parah lagi, mobil RB1 milik tim "kacangan" Red Bull merupakan salah satu dari tujuh mobil tersebut.Sementara itu dalam uji coba di Valencia, pembalap McLaren Kimi Raikkonen juga membuat rekor baru dengan waktu 1 menit 8,998 detik. Lebih cepat 0,005 detik dari rekor sebelumnya atas namanya sendiri.Hasil uji coba ini tampaknya harus menjadi bahan evaluasi FIA yang cukup "ngotot" memaksakan aturan baru tahun ini. Salah satu yang dianggap ampuh, yakni perubahan desain aerodinamik yang disebut-sebut akan mengurangi downforce hingga 30%. Mungkin aturan baru yang paling berpeluang mengurangi kecepatan mobil F1 tinggal desain mesin dan ban. Meski demikian, aturan ini tidak secara teknis langsung berpengaruh. Semuanya tergantung dari pembalap dan kebutuhan tim.Penggunaan satu set ban tiap balapan dan satu mesin yang sama minimal di dua seri sebelumnya, hanya akan membuat pembalap berusaha mengemudikan mobilnya lebih proporsional dan tidak terlalu memaksa.Namun tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kondisi tertentu pembalap masih mungkin terpancing menggeber mobil sekencang-kencangnya. Jika kondisinya seperti ini, keselamatan pembalap tetap masih perlu dipertanyakan.Meskipun demikian, faktanya adalah bahwa aturan-aturan baru yang diberlakukan musim ini secara teknis telah diperhitungkan akan mengurangi mobil. Mungkin pertanyaan yang perlu dipikirkan ialah, secepat apa mobil Formula 1 jika FIA tidak memberlakukan aturan baru? (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads