F1 akan menginjak seri ke-9 yang berlangsung di sirkuit Silverstone akhir pekan ini. Ini jadi balapan kandang tak cuma untuk Hamilton yang orang Inggris, namun juga Mercedes yang bermarkas di negara Ratu Elizabeth tersebut.
Kemenangan adalah target satu-satunya bagi Hamilton di akhir pekan nanti. Dia bertekad menebus kegagalannya menang di GP Austria lalu yang dimenangi rekan setim, Nico Rosberg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain momentum penebusan, kemenangan di Silverstone nanti bakal mengingatkan kembali Hamilton akan kemenangan penting tahun lalu.
Tahun lalu, Hamilton berhasil menang lagi di Silverstone setelah lima musim. Padahal saat itu dia harus start dari grid enam.
"Saya tak bisa menjelaskan perasaan saya tahun lalu, mengangkat trofi lagi di depan lautan penggemar di pit setelah sekian tahun dan juga start yang sulit di akhir pekan," ujar Hamilton.
"Itu adalah sesuatu yang akan selalu melekat dengan saya dan hal yang sama akan kembali memberikan perasaan itu. Saya cukup beruntung punya penggemar di seluruh dunia, tapi menang di depan pendukung di rumah Anda adalah sesuatu yang lain."
"Kami punya sebuah mobil yang fantastis tahun ini, bahkan lebih baik daripada di 2014, dan seharusnya cocok dengan sirkuitnya. Jadi saya akan tampil habis-habisan memanfaatkannya."
"Orang-orang di pabrikan layak melihat hasil besar di kandang dan saya ingin menyaksikan Silverstone benar-benar meriah saat bendera finis berkibar," tandasnya.
(raw/din)











































