'Ferrari Harus Fokus Benahi Kelemahan Dahulu'

'Ferrari Harus Fokus Benahi Kelemahan Dahulu'

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Selasa, 07 Jul 2015 06:17 WIB
Ferrari Harus Fokus Benahi Kelemahan Dahulu
Getty Images Sport/Clive Rose
Maranello - Team Principal Ferrari Maurizio Arrivabene menyoroti kelemahan timnya usai GP Inggris lalu. Meski menempatkan Sebastian Vettel di podium tiga, Arrivabene menilai hasil itu turut diwarnai keberuntungan.

Ferrari menempatkan Vettel di posisi tiga GP Inggris yang berlangsung di sirkui Silverstone akhir pekan kemarin. Sementara rekan setim Vettel, Kimi Raikkonen finis di posisi delapan.

Hasil yang dipetik Vettel jadi momentum bagus Ferrari usai gagal naik podium di Kanada dan Austria. Namun demikian, ada satu hal yang jadi sorotan Arrivabene.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menilai laju timnya belum cukup baik di trek kering. Faktanya keberhasilan Vettel naik podium ketiga tak terlepas dari peran hujan yang turun di Silverstone.

Sementara di trek kering, mereka terbukti kalah cepat dari duo Williams, Felipe Massa dan Valtteri Bottas. Vettel dan Raikkonen harus memulai balapan di posisi lima dan enam, di belakang Massa dan Bottas yang menempati urutan start tiga dan empat.

Hal ini diperkuat dengan hasil di Kanada dan Austria, di mana pebalap Williams finis lebih baik. Di Kanada, Bottas finis ketiga mengungguli Vettel dan Raikkonen. Sedang di Austria giliran Massa mengulang catatan yang sama.

Arrivabene mengakui timnya kurang laju baik di trek lurus maupun di tikungan-tikungan cepat. Hal inilah yang disebut pria 58 tahun itu perlu jadi fokus.

"Saya rasa situasinya bisa mengarah ke kurang baik karena kami saat itu bekerja sangat baik dalam hal strategi dan hujan membantu kami. Tapi jika balapannya berlangsung kering, hasilnya benar-benar berbeda. Jadi kami perlu, jika ingin serius, mulai dari sana dan bekerja pada program yang kami punya," kata Arrivabene dikutip Crash.

"Kami harus membahas itu secara internal, tapi kami memang lambat di trek lurus tanpa mendapatkan apapun dari tikungan kecepatan tinggi dan ini adalah masalah. Jika Anda melihat di Barcelona, itu kurang lebih jadi isu yang sama."

"Kami punya trek-trek, saya tidak sedang mencoba mencari alasan karena ini hal yang sama seperti saya katakan terakhir kali di Austria, ada trek-trek yang menguntungkan kami dan trek lainnya di mana kami kesulitan. Saya ingin orang-orang kami berkonsentrasi pada kelemahan ketimbang melihat pada kekuatan," imbuhnya.

(raw/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads