Seperti musim lalu Rosberg musim ini kembali bersaing dengan Lewis Hamilton, rekan setimnya sendiri, di dua tangga teratas klasemen sementara F1. Bedanya kali ini situasi persaingan antara keduanya lebih adem-ayem.
Salah satu episode panas dalam persaingan itu musim lalu muncul di Spa, GP Belgia. Dalam perebutan posisi bagian depan mobil Rosberg menyenggol bagian belakang mobil Hamilton. Akibatnya Hamilton gagal menyelesaikan balapan sedangkan Rosberg finis kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jeda musim panas merupakan kesempatan bagus buat tim untuk mengisi ulang tenaga setelah start yang ketat tahun ini dan mereka pantas mendapatkannya setelah bekerja keras dalam mewujudkan mobil luar biasa yang kami pakai sejauh ini," kata Rosberg di Crash.
"Tetapi secara personal buatku, aku lebih suka berada di dalam mobil. Hongaria merupakan sebuah kekecewaan besar dan sejak itu aku sudah gatal ingin membalap lagi. Ketika berada dalam sebuah persaingan yang sedemikian sengit, setiap peluang untuk menambah poin merupakan hal krusial dan tergantung padaku untuk mengambil peluang-peluang itu--walaupun aku juga harus membuat peluang itu sendiri."
"Sudah pasti itulah target untuk paruh kedua musim. Kami baru setengah jalan jadi masih banyak kemungkinan. Spa merupakan sirkuit luar biasa, sebuah lintasan yang menurutku dinikmati semua pebalap dan senantiasa menghadirkan balapan spektakuler. Aku menantikannya," ucapnya.
Rosberg finis di posisi delapan dalam balapan terakhir sebelum jeda, di GP Hongaria, yang dimenangi oleh Sebastian Vettel dari Ferrari. Saat ini Vettel ada di posisi tiga klasemen dengan 160 poin, Rosberg di posisi dua dengan 181 poin, dan Hamilton punya 202 poin.
(krs/raw)










































