Dalam balapan di Spa lalu masalah ban membuat Sebastian Vettel gagal mengamankan posisi tiga dan akhirnya tak dapat poin, sementara Raikkonen cuma bisa menyudahi balapan di posisi tujuh setelah mengawali balapan dari posisi 16 akibat masalah di kualifikasi.
Pada balapan sebelumnya di GP Hongaria, yang dimenangi Vettel, Ferrari juga kehilangan potensi finis satu-dua setelah Raikkonen tak kuasa finis akibat masalah pada mobilnya. Ferrari pun kini tertinggal 184 poin dari Mercedes di klasemen konstruktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tengah melakukan hal-hal dengan tepat, kami cuma belum mendapatkan hasil yang layak. Bukan cuma aku yang kecewa, tim pun demikian. Kami punya dua masalah dan itu sama-sama telah mencederai kedua mobil dengan cukup parah."
"Kami terlihat bagus pada hari Jumat dan kemudian hasil akhirnya malah tidak memberikan kami hasil yang benar-benar memuaskan," tuturnya.
Ada tujuh mobil bermesin Mercedes di posisi start delapan besar pada GP Belgia yang sirkuitnya berkarakter cepat, dengan mesin-mesin dari Ferrari, Renault, dan Honda harus berjuang keras untuk mengejar. Mengingat balapan berikutnya dilangsungkan di Monza, yang karakternya tidak jauh beda, Raikkonen menilai balapan nanti akan amat sulit buat The Prancing Horse.
"Jika Anda melihat pada kualifikasi, di posisi 10 besar kebanyakan mobil-mobil bermesin Mercedes jadi aku pikir mereka akan punya sedikit keunggulan di sirkuit seperti ini," ucap Raikkonen.
"Aku harap kali berikutnya kami bisa punya akhir pekan yang lebih bagus pada balapan kandang kami, tapi sekali lagi ada banyak sektor lurus. Tidak akan mudah menghadapi mobil-mobil (bermesin Mercedes) itu, tapi kami akan menggunakan beberapa hal baru dan semoga saja itu akan membuat kami jadi lebih bisa bersaing," sebutnya.
(krs/raw)











































