Nico Rosberg mengalami masalah pada mesinnya hanya dua lap menjelang garis finis. Gagal menuntaskan balapan dan jarak yang makin jauh dari Lewis Hamilton jadi puncak kesialan dia di GP Italia.
GP Italia menjadi akhir pekan yang buruk untuk Rosberg. Datang ke Sirkuit Monza dengan target merapatkan ketinggalan 28 poin, dia kini malah terpaut 53 angka dari Lewis Hamilton setelah menuntaskan race dengan status DNF.
Mobil Rosberg mengalami masalah pada mesin saat balapan tinggal menyisakan dua putaran lagi. Padahal ketika itu dia tengah berupaya menyerang Sebastian Vettel demi memperebutkan urutan kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanda-tanda akan nasib nahas Rosberg sudah terlihat sejak hari Sabtu. Dia harus mengganti mesin yang sudah di-upgrade dengan mesin lama hanya beberapa saat jelang turun di kualifikasi.
Setelah menjalani start yang kurang oke, Rosberg akhirnya bisa kembali ke persaingan papan atas. Namun ketika berupaya menyerang Vettel, mesin mobil yang sudah dipakai enam balapan itu bermasalah.
"Itu sangat-sangat mengecewakan. Sepanjang akhir pekan berjalan buruk, saya sangat tidak beruntung. Itu bahkan bukan masalah mesin, itu masalah sasis yang membuat saya harus mengganti mesin. Hasilnya adalah balapan yang sulit, jadi meledaknya mesin hanya dua lap sebelum finis sungguh tak bisa dipercaya, itu lebih dari mengecewakan," tuntasnya seperti dikutip dari Crash.
(din/cas)











































