Jenson Button Bahas soal Kabut Asap

Jelang GP Singapura

Jenson Button Bahas soal Kabut Asap

Kris Fathoni W - Sport
Kamis, 17 Sep 2015 19:21 WIB
Jenson Button Bahas soal Kabut Asap
AFP/Stefanus Ian
Singapura - Pebalap McLaren Jenson Button mengomentari kabut asap yang membayangi balapan GP Singapura. Ia menyebut hal itu bisa menjadi ancaman serius untuk kesehatan pebalap.

Dalam beberapa waktu terakhir Singapura dikebung kabut asap yang dikhawatirkan bakal mengganggu balapan pada akhir pekan. Setibanya Button dari Phuket, Thailand, ke Singapura, pemerintah 'Negeri Singa' juga sudah mengumumkan polusi udara ada di level "tidak sehat".

"Kalau separah kemarin, ini akan jadi ancaman besar untuk kesehatan," kata Button di AFP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalah terbesar adalah (pebalap) batuk-batuk dalam balapan, tapi saya pikir lebih parah lagi usai balapan karena Anda sangat menggeber kondisi tubuh dalam balapan, Anda bisa mendapat masalah kesehatan usai balapan," lanjut juara dunia 2009 berusia 35 tahun itu.

Pada hari Kamis (17/9/2015) ini kualitas udara Singapura sedikit membaik setelah hujan deras mengguyur selama dua hari terakhir. Tetapi ofisial balapan tetap mengingatkan kondisi bisa berubah dengan cepat.

"Saya pikir, dan berharap, balapan akhir pekan ini akan baik-baik saja. Kita semua tahu tidak baik bernafas di tengah-tengah asap. Anda mengemudikan mobil balap dan jantung berdetak amat cepat," ucap Button.

Untuk beberapa pebalap, sebut Button, dalam sebuah balapan jantung bisa berdetak 170 kali per menit. "Buat saya lebih rendah, saya lebih santai di mobil... sekitar 150, 155, yang sudah cukup tinggi buat saya sendiri karena saya banyak berlatih."

(krs/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads