Dalam beberapa waktu terakhir Singapura dikebung kabut asap yang dikhawatirkan bakal mengganggu balapan pada akhir pekan. Setibanya Button dari Phuket, Thailand, ke Singapura, pemerintah 'Negeri Singa' juga sudah mengumumkan polusi udara ada di level "tidak sehat".
"Kalau separah kemarin, ini akan jadi ancaman besar untuk kesehatan," kata Button di AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari Kamis (17/9/2015) ini kualitas udara Singapura sedikit membaik setelah hujan deras mengguyur selama dua hari terakhir. Tetapi ofisial balapan tetap mengingatkan kondisi bisa berubah dengan cepat.
"Saya pikir, dan berharap, balapan akhir pekan ini akan baik-baik saja. Kita semua tahu tidak baik bernafas di tengah-tengah asap. Anda mengemudikan mobil balap dan jantung berdetak amat cepat," ucap Button.
Untuk beberapa pebalap, sebut Button, dalam sebuah balapan jantung bisa berdetak 170 kali per menit. "Buat saya lebih rendah, saya lebih santai di mobil... sekitar 150, 155, yang sudah cukup tinggi buat saya sendiri karena saya banyak berlatih."
(krs/cas)











































