Alonso baru mampu meraih 11 poin dengan lima seri tersisa. Poin itu ia raih cuma dari dua kali finis, finis kelima di Hungaria dan finis di posisi 10 di Inggris.
Sejak mengawali kariernya di F1 bersama Minardi dan gagal meraih satu poin pun di tahun 2001, baru kali ini lagi juara dunia F1 sebanyak dua kali tersebut meraih hasil seburuk itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada proyek di sini dan orang-orang yang bekerja sama denganku tahun ini amat sangat cerdas, mereka orang-orang fantastis," kata Alonso di Crash.
"Penampilannya, terutama mesin yang kami gunakan untuk memulai musim, tidak berada pada level kompetitif sehingga kami harus membuat kemajuan lebih cepat dan lebih mengambil risiko dari sewajarnya. Semua itu sudah ditangani oleh para mekanik dan orang-orang yang amat cerdas," bebernya.
Alonso juga mengindikasikan bahwa MP4-30 saat ini sudah berada pada tingkat pengembangan maksimal dan proses pengembangan tersebut sepanjang 2015 ini sudah memberinya banyak pelajaran menarik.
"Kami sudah terbentur pada keterbatasan, kami butuh tiba di musim dingin untuk membuat beberap perubahan struktur pada mesin, tapi dalam konteks memaksimalkan yang ini hal itu sudah dilakukan," sebut Alonso.
"Sebagai pebalap, menjadi bagian dari proses itu sudah menarik, sama halnya dengan cara tim mengerjakan segi sasis, aerodinamika, dengan Peter (Prodromou) yang punya pendekatan amat berbeda dari yang aku biasa lakukan. Seluruh tim sudah berkomitmen pada satu hal dan kami semua bekerja menuju target yang sama jadi ini merupakan perasaan luar biasa," tuturnya.
(krs/fem)










































