BAR Siap Hadapi Musim 2005

Bedah Tim GP F1 2005 (4)

BAR Siap Hadapi Musim 2005

- Sport
Selasa, 01 Mar 2005 16:50 WIB
Jakarta - Tahun lalu BAR-Honda mengejutkan jagad formula 1 setelah menjadi runner-up konstruktor menggeser beberapa tim mapan. Tahun ini, beberapa perubahan dilakukan demi mengakomodasi perubahan peraturan F1. Perubahan yang cukup radikal terhadap peraturan penggunaan mesin dan ban membuat setiap tim Formula 1 harus memutar otak guna mencapai hasil maksimal. Tak terkecuali BAR-Honda. Mereka juga harus membuat penyesuaian-penyesuaian tertentu. Namun salah satu yang paling disoroti adalah bagaimana menyiasati peraturan, yang hanya memperbolehkan penggunaan satu set ban setiap seri. BAR-Honda sangat menseriusi aspek yang satu ini. Uji coba yang dilakukan tim ini di Sirkuit Valencia bulan Februari lalu menemukan bahwa kinerja sisi badan aerodinamika dan sistem kerja permukaan ban serta sasis BAR 007 saling mendukung. Dengan kata lain, perubahan peraturan ban tak menghambat kinerja mobil tersebut. "Semua kinerja ban yang saya pakai berjalan dengan baik. Kalau ini yang saya dapatkan dalam setiap seri, maka kemungkinan besar podium akan saya dapatkan," ucap salah satu pembalapnya, Jenson Button.Namun diakui oleh pembalapnya yang lain, Takuma Sato, BAR007 memiliki kelemahan pada speed dan reliability. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan, karena peraturan F1 yang baru "memaksa" setiap mesin memiliki ketahanan tinggi sebab harus digeber minimal dalam dua seri balapan. Untung, keluhan tersebut segera direspon oleh tim mekanik yang diketuai oleh Geoffrey Willis. Usai uji coba Valencia, petinggi BAR mengatakan telah terjadi kemajuan positif dalam setting-an aerodinamik timnya. Lebih jauh, Button juga berhasil mencatatkan waktu terbaik di sesi uji coba terakhir. Button dan Sato, The Winning TeamDibalik kelebihan dan kekurangan mobil R25, BAR boleh bernapas lega karena mereka berhasil mempertahankan winning team tahun lalu, yaitu Button dan Sato. Faktor pembalap tak pelak menjadi salah satu faktor yang mampu mendudukkan BAR di posisi runner-up konstruktor. Tahun lalu, Button menjadi salah satu pembalap yang mampu menyaingi dominasi Michael Schumacher. Meskipun tak pernah berhasil meraih podium pertama, pemuda asal Inggris itu mampu tampil konsisten dengan raihan 10 podium, yang empat diantaranya podium kedua. Hasil ini jauh lebih baik jika dibandingkan tahun pertama Button di BAR, yang hanya menghasilkan posisi kesembilan dengan raihan 'hanya' poin 17. Berkat konsistensinya tahun lalu, Button merengsek ke tempat ketiga klasemen akhir dengan poin 85, dan sempat menjadi incaran tim Williams. Rekan Button, Sato, juga mampu tampil baik. Tahun lalu, pria asal Jepang ini nangkring di posisi kedelapan klasemen pembalap dengan 38 poin. Tahun ini, ambisinya adalah meraih podium juara. Ambisi Sato juga ambisi BAR. Seluruhnya akan dibuktikan mulai GP Australia akhir pekan ini. "Meskipun di beberapa tes kami menghadapi masalah, pada dasarnya kami cukup puas dengan perfoma BAR 007. Namun seperti tim lain, kami membutuhkan sedikit waktu agar menjadi yakin. Tujuan kami tahun 2005 adalah memenangkan balapan, dan seperti tahun lalu, kami akan berpetualang di tiap sirkuit dengan tujuan mencapai podium juara," tandas Willis. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads