Titel juara dunia tahun ini resmi dimililiki Lewis Hamilton setelah menjuarai GP Amerika Serikat akhir pekan ini. Sedangkan Rosberg harus puas dengan podium kedua di atas penggeber Ferrari Sebastian Vettel.
Di balapan itu, Rosberg mendapatkan nasib sial. Sempat memimpin di sebagian besar balapan, Rosberg melakukan tikungan di delapan lap terakhir yang memungkinkan Hamilton mengambil alih posisi terdepan sampai chequered flag.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kompetisi tinggal menyisakan tiga balapan, Rosberg tinggal bersaing dengan Vettel untuk memperebutkan posisi runner-up. Kedua pebalap saat ini hanya terpaut empat angka saja,
"Pertarungan perebutan gelar tahun ini sudah selesai bagiku, tapi aku masih memiliki tiga balapan tersisa untuk menciptakan sebuah dorongan besar, mengakhiri musim yang sulit ini dengan apik dan menebus kekecewaan di beberapa balapan terakhir," ucap Rosberg di Crash.
"Peluang pertamaku ada di Meksiko dan aku yakin semua orang menantikan balapan ini di akhir pekan."
Ini akan menjadi gelaran balap F1 pertama di Meksiko sejak terakhir pada 1992. Rosberg menilai balapan itu akan menjadi tantangan besar bagi semua pebalap.
"Data akan sangat penting di Meksiko karena ini adalah lintasan yang belum pernah dilalui pebalap-pebalap yang sekarang. Beberapa mekanik yang berpengalaman mungkin memahaminya tapi sirkuit dan mobil sudah berubah sejak event terakhir di sini jadi ini pada dasarnya seperti memulai dari nol," lanjut dia.
"Ini akan menjadi sebuah tantangan besar dan aku menantikannya. Aku sudah pernah membalap di sirkuit ini dalam simulator supaya bisa sesiap mungkin menghadapi lomba. Jadi lihat saja apa yang bisa kami lakukan," imbuh Rosberg.
(rin/din)










































