Padahal di awal musim ini, tepatnya di GP Australia, Red Bull melalui sang pemiliki Dietrich Mateschitz mengisyaratkan untuk mundur dari balapan F1 terkait kebosanan dirinya terhadap level persaingan di sana.
Ini setelah dominasi Mercedes pada balapan 2014 di mana Lewis Hamilton dan Nico Rosberg bergantian merebut kemenangan. Ditambah lagi belum ada kepastian soal siapa yang akan jadi pemasok mesin untuk Red Bull, mengingat Ferrari serta Mercedes lebih dulu menolak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait isu tersebut, Christian Horner selaku Prinsipil Tim memastikan Red Bull tetap berkomitmen penuh untuk membalap di F1 musim depan.
"Kami tetap berkomitmen untuk tetap di Formula 1 musim depan dan untuk di masa mendatang," ujar Horner kepada BBC Sport.
"Kami akan bekerja keras bersama-sama untuk membuat tim yang kompetitif dan seproporsional mungkin," sambungnya.
Terkait siapa yang akan jadi supplier mesin untuk Red Bull, Horner mengaku timnya sedang mencari-cari yang terbaik dan bakal diumumkan setidaknya usai musim 2015 tuntas.
"Saya berharap ketika musim berakhir, kami sudah bisa mengumumkan rencana kami ke depan seperti apa."
(mrp/cas)











































