Please deh, Jangan Bikin Bosen!

Jelang GP F1 2005

Please deh, Jangan Bikin Bosen!

- Sport
Kamis, 03 Mar 2005 11:56 WIB
Jakarta - Please deh kasih tahu, kenapa penggemar Formula 1 boleh menyambut kompetisi musim 2005 dengan mata berbinar-binar dan jantung berdebar-debar. Judul ceritanya sih begitu, bahwa FIA dan otoritas F1 rezim Bernie Ecclestone berusaha menemukan formula baru agar Formula 1 tidak kehilangan greget. Sesuatu yang tak bergreget apa enaknya, coba?Longoklah musim lalu, banyak orang rajin menghela napas karena selalu mobil merah bernomor satu yang paling dulu menyentuh garis finish dari seri satu ke seri berikutnya. "Boring abis, sampai ke ubun-ubun," kata koalisi pembenci Michael Ferrari.Kok sekejam itu, Schumi? Lho, masak orang mau menang dilarang? Kenapa bukan tim-tim lain yang dipaksa menciptakan inovasi tandingan biar lebih bergigi dan menggigit? Atau paling tidak, kenapa tidak dicari jalan lain, di mana semua orang mesti berjingkat-jingkat agar tidak menginjak beling?Nah itu dia maksud dibuatnya seperangkat regulasi baru musim ini. Semua orang sudah tahu bahwa rajanya pitstop itu ya Ferrari. Sekarang, dengan peraturan satu set ban untuk sekali balapan, tim Kuda Jingkrak itu kehilangan salah satu pos penyumbang waktu barang satu-dua detik dari lawan-lawannya.Tapi memang tidak segampang itu sih, karena jika Ferrari saja kesulitan, apalah lagi tim-tim lain. Soal mesin misalnya. Dalam tiga musim terakhir amat jarang sebuah mobil Ferrari mesti diderek karena mogok di tengah jalan. Kalaupun Schumi atau Rubens Barrichello gagal finish, biasanya lebih disebabkan faktor benturan atau tabrakan.Musim ini setiap mobil harus memakai setingan mesin yang sama untuk dua kali balapan berturut-turut. Kalau tidak, mereka bakal kena penalti. Tapi ini Ferrari gitu lho! Mereka itu terkenal paling awet mesinnya dibanding tim-tim lain. Jadi, sama juga bohong dong?Nggak juga. Jangan berhenti berharap, kata orang bijak. Kalau mengintip dari persiapan tim-tim lain, semestinya pertarungan kali ini bisa lebih kompetitif dari sebelumnya. Mobil Renault katanya paling siap di antara rival-rivalnya, di luar BAR-Honda Toyota bahkan diramalkan tak lagi masuk hitungan sebagai tim gurem. McLaren juga tidak mungkin terperosok dua kali dalam lobang yang sama. Setelah musim lalu penuh gurat malu di wajahnya, kali ini MP4-20 tampak jauh lebih siap. Entah dengan BMW-Williams, karena konon FW27 belum optimal.Ke mana Sauber, Jordan, Minardi, dan si anak bawang Red Bull? Naga-naganya nih, mereka belum akan membelalakkan mata penonton dengan prestasi tinggi di atas trek. Tapi lumayan, balapan seringkali bisa jadi lebih meriah dengan kehadiran tim-tim langganan mogok itu.Peta pembalap, bagaimana? Masih akan berkutat pada nama-nama yang sama. Orang masih akan berharap pada Kimi Raikkonen, Juan Pablo Montoya, Jenson Button, dan Fernando Alonso buat mengganggu Schumi. Itupun kalau mobil mereka terbukti memang kuat. Tapi eh, Barichello jangan dikesampingkan mentang-mentang teman seperjuangan Schumi. Apa yang akan terjadi di Albert Park, Melbourne, Australia, hari Ahad nanti bisa jadi gambaran awal bagaimana kira-kira jalannya musim 2005. Sekali lagi, please deh, jangan sampai nge-bosenin. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads