Honda kembali lagi ke arena balap F1 setelah beberapa tahun absen menyuplai mesin untuk tim-tim yang ikut di kejuaraan tersebut. Mereka memutuskan bekerja sama lagi dengan McLaren, tim yang pernah dibawa mereka berjaya di akhir 80-an hingga 90-an bersama Ayrton Senna.
Sayangnya, comeback Honda ke McLaren tak berjalan mulus karena musim ini mobil Silver Arrows lebih banyak banyak mengalami masalah. Di antara kedua pebalapnya, Jenson Button dan Fernando Alonso, McLaren sudah 13 kali tidak menuntaskan balapan alias retired.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alonso sendiri paling bagus pencapaiannya adalah di GP Hongaria saat finis posisi kelima, lalu Button adalah posisi keenam di GP Amerika Serikat. Wajar, jika ada keraguan McLaren bakal bisa berbicara banyak lagi di F1, mengingat kemajuan pesat yang dilakoni Mercedes atau Ferrari musim ini.
Tapi Bos Honda Motorsport, Yasuhisa Arai, meyakini bahwa pabrikannya dan McLaren akan bekerja keras di jeda musim nanti untuk memperbaiki segala kekurangan tim di musim ini, agar bisa bangkit dan memberikan Button serta Alonso mobil kompetitif untuk memperebutkan gelar juara dunia di musim 2016.
"Banyak hal yang terjadi sejak awal McLaren-Honda bergabung di Abu Dhabi musim lalu. Kami menjalani proses panjang sejak tes pertama, dan meski kami mengalami musim yang sulit serta menyedihkan di 2015 ini, tim tetap solid seperti sebelumnya," ujar Asai seperti dikutip Crash.
"Banyak perubahan yang dilakukan baik mobil maupun mesin musim ini di mana kecepatannya begitu luar biasa. Baik di Woking maupun Sakura sudah bekerja tanpa lelah selama setahun ini, dan bersama-sama dengan kedua pebalap, ikatan mereka semakin kuat seiring musim berjalan. Saya berterima kasih atas kerja keras mereka, dan terkesan dengan antusiasme mereka untuk memperbaiki segala kekurangan selama musim dingin nanti," sambungnya.
(mrp/mfi)










































