Format Kualifikasi Dikritik Pembalap

Format Kualifikasi Dikritik Pembalap

- Sport
Jumat, 04 Mar 2005 00:31 WIB
Jakarta - Palu sudah diketok, pelaksanaannya pun tinggal dua hari lagi. Tapi beberapa pembalap menyempatkan diri buat mengeluhkan format kualifikasi yang berlaku musim ini.Otoritas Formula 1 dan FIA memutuskan, tahun ini kualifikasi terdiri dari dua sesi. Sesi pertama digelar hari Sabtu, dan sesi kedua diadakan hari Minggu sebelum balapan dimulai. Hasil keduanya lalu dijumlahkan dan dirata-ratakan, dan dari situ diketahui posisi start setiap pembalap.Test driver McLaren Pedro de la Rosa menganggap format tersebut terlalu membingungkan penonton. "Kita harus kembali ke asal," katanyaa dikutip Eurosport, Kamis (3/3/2005). "Penonton harus tahu bahwa pembalap tercepat dapat pole position... Anda tidak mau orang duduk di depan TV dengan kalkulator."Sementara itu pembalap BMW-Williams Mark Webber memandang aturan baru kualifikasi ini seperti lotere. "Saya tidak mengkhawatirkan kualifikasi satu lap, tapi menurutku agregat waktu sedikit memalukan," ujarnya.Juara dunia Michael Schumacher belum bisa membuat penilaian dini terhadap masalah ini. "Saya kira kita terlebih dulu harus menghadapi pengalaman itu sebelum membicarakannya. Kita bahwa belum melakukannya. Jadi, kita belum benar-benar bisa mempertanyakannya." (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads