Ferrari cuma bisa meraih dua finis podium dalam musim pertama mengusung mesin 1,6 liter V6 turbocharge hybrid--plus tambahan motor listrik, pada tahun 2014.
Akan tetapi, di 2015 Ferrari mencuat sebagai penantang paling dekat dengan dominasi Mercedes dengan meraih tiga kemenangan lewat Sebastian Vettel dan nyaris melipatgandakan raihan poinnya dibanding musim sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagus melihat mereka (Ferrari) mulai kencang lagi," ucap Button di Autosport.
"Saya telah mendengar rumor kalau mereka sudah mencatatkan seratus tenaga kuda sepanjang musim dingin. Saya tak tahu benar atau tidak."
"Akan tetapi apapun yang sudah mereka temukan, itu besar sekali dan mereka mampu memberi tantangan untuk Mercedes pada banyak kesempatan. Itu bagus untuk dilihat."
"Tentu saja kami perlu membuat langkah lebih besar lagi kalau kami ingin mencapai hal seperti itu, tapi dapat saja dilakukan pada musim dingin," tuturnya.
(krs/mrp)











































