Coulthard Kritik Sistem Kualifikasi
Senin, 07 Mar 2005 23:24 WIB
Jakarta - David Coulthard mengkritik sistem baru kualifikasi F1. Pembalap tim Red Bull Racing ini menyebutnya sistem baru ini bagian dari lelucon setelah hujan telah merusak kualifikasi GP Australia. Pembalap asal Skotlandia ini mendapatkan hasil yang cukup memuaskan di sirkuit Albert Park Minggu kemarin. Ia berhasil mencatat posisi start kelima dan berhasil masuk finish di urutan keempat di seri perdana awal musim ini. Namun hujan yang turun di saat sesi kualifikasi Sabtu (5/3/2005) telah menghambat peluang beberapa pembalap top, termasuk Michael Schumacher. Hal ini yang membuat Coulthard tidak begitu puas dengan hasil yang telah dicapai. "Tentu saja kami mendapatkan manfaat dari hal itu, namun ini bukanlah yang kami ingin kami lihat di sini. Ini semacam bagian dari lelucon saja," kata David Coulthrad seperti dilansir BBC, Senin ( 7/3/2005). Sedangkan sesi kualifikasi pada hari Minggu beberapa pembalap sudah tidak dapat mengejar hasil sebelunya. Menurut Coulthard ini menjadi kunci yang mempengaruhi sebagian besar saat melakukan balapan dan sangat tidak adil. "Saya benar benar berpikir saat kualifikasi bahwa kami tidak perlu terlalu membuat sesuatu yang merugikan dalam olahraga ini. Ini seperti klub Chelsea yang harus mengurangi pemainnya dari pertandingan hanya karena mereka terlalu sering menang. Ini tidak adil," ujarnya. Salah satu kerugian besar dialami oleh Felipe Massa, dimana pembalap Sauber ini harus meninggalkan pit lane dengan ban yang salah sebelum hujan turun. "Lihat Massa, kasihan dia mengunakan ban yang salah saat hujan, Ini adalah kualifikasi," tegas Coulthard. "Semua kerja keras dan usahanya, karirnya, tim dan sponsor semua hilang hanya karena hujan. Ini masih terlalu banyak pertaruhan daripada sebuah tontonan olahraga. Padahal di sini adalah mata pencaharian orang," tungkas mantan pembalap McLaren ini. (key/)











































