Marko Sebut Driver F1 Kini Dibayar Terlampau Tinggi, Lauda Tak Setuju

Marko Sebut Driver F1 Kini Dibayar Terlampau Tinggi, Lauda Tak Setuju

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 12 Feb 2016 06:45 WIB
Marko Sebut Driver F1 Kini Dibayar Terlampau Tinggi, Lauda Tak Setuju
Getty Images/Mark Thompson
Wina - Penasihat Red Bull Dr. Helmut Marko dan Chairman Mercedes Niki Lauda punya opini berseberangan mengenai besaran pendapatan pebalap F1 pada saat ini.

Para pebalap top macam Lewis Hamilton, Fernando Alonso, dan Sebastian Vettel bisa mengantongi 20-30 juta euro per tahunnya dan menurut Marko jumlah itu terlampau besar.

"Pada dasarnya para pebalap saat ini sudah pasti dibayar terlalu mahal," kata Marko kepada Sport Bild yang dikutip Autoweek.com.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua alasan: Pertama, sekarang cuma ada risiko kecil kecelakaan serius yang mengancam jiwa. Dan kedua, para pebalap muda berbakat seperti (Max) Verstappen atau (Pascal) Wehrlein dapat melajukan mobil-mobil ini di lintasan sampai 100 putaran tanpa kesulitan."

"Sebelumnya, bahkan seorang Vettel harus jeda lebih dulu karena ia tak terbiasa dengan high force. Ini artinya mobil sekarang lebih mudah dikendalikan dan para pebalap berperan lebih sedikit," tutur pria asal Austria tersebut.

Pun demikian, Lauda tidak sepakat dengan rekan senegaranya tersebut. Menurut sosok juara dunia tiga kali itu, para pebalap mendapat imbalan yang layak atas kontribusinya.
Β 
"Para pebalap tidak mendapat terlalu banyak. Kita tidak boleh melupakan seberapa besar (pemasukan) F1 yang dihasilkan setiap tahunnya, dan seberapa besar kontribusi pebalap akan hal tersebut," sebut Lauda.



(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads