Rio Haryanto di Antara Dua Rookie Lainnya pada F1 2016

Rio Haryanto di Antara Dua Rookie Lainnya pada F1 2016

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 19 Feb 2016 06:05 WIB
Rio Haryanto di Antara Dua Rookie Lainnya pada F1 2016
Olahan (Getty Images/AFP)
Jakarta - Rio Haryanto akan mengarungi musim F1 perdana di tahun 2016 ini--sekaligus jadi pebalap F1 pertama Indonesia. Ia menjadi rookie 'Jet Darat' bersama dua driver lainnya.

Pada hari Kamis (19/2/2016) Rio diumumkan resmi membalap di F1 2016 bersama Manor, menyudahi spekulasi mengenai jadi tidaknya ia terjun ke F1 pada tahun ini.

[Baca juga: Rio Haryanto Resmi Membalap di F1]

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil itu membuat Rio akan setim dengan pebalap Jerman Pascal Wehrlein yang sebelumnya sudah mendapat satu kursi di Manor. Kedua driver itu sendiri merupakan rookie alias kali pertama terjun ke F1 selama satu musim balapan sebagai driver utama.

Bersama mereka berdua, satu nama rookie lain yang akan ikut meramaikan arena F1 musim ini adalah Jolyon Palmer asal Inggris yang direkrut oleh Renault.

Berikut secuplik informasi mengenai tiga rookie tersebut.

Jolyon Palmer

Getty Images/Mark Thompson
ο»ΏJolyon Palmer (Inggris) - Renault
Umur: 25 tahun
Di 2015: Test driver Lotus F1

Jolyon Palmer merupakan putra dari Jonathan Palmer, mantan pebalap F1 yang juga sosok kenamaan di dunia otomatif Inggris. Pengalamannya sebelum terjun ke F1 di antaranya berpartisipasi di ajang Formula Two dan GP2.

Pada tahun 2014 Palmer meraih prestasi tertingginya di GP2 dengan menempati posisi teratas klasemen di akhir musim berkat 12 podium yang empat di antaranya berupa kemenangan.

Di tahun yang sama Palmer juga mencicipi pengalaman pertama melajukan mobil F1 dengan menjadi test driver Force India, dalam tes akhir musim di Yas Marina pada 25 November 2014.

Palmer kian lekat dengan lintasan F1 setelah menjadi test driver Lotus sepanjang 2015. Pada periode ini Palmer juga beberapa kali tampil dalam sesi free practice walaupun belum pernah tampil sebagai pebalap utama.

Untuk musim 2016, Palmer akan menggantikan Romain Grosjean seiring dengan perubahan tim dari Lotus menjadi Renault. Ia akan bahu-membahu dengan Kevin Magnussen.

Pascal Wehrlein

Getty Images/Andrew Hone
Pascal Wehrlein (Jerman) - Manor
Umur: 21 tahun
Di 2015: Reserve driver Mercedes dan Force India F1

Pascal Wehrlein punya sejarah cukup panjang dengan Mercedes, yang di musim 2016 ini akan menjadi penyedia mesin untuk Manor, setelah menjadi reserve driver-nya sejak 2014.

Merintis karier lewat karting, Wehrlein juga sempat menjajal Formula 3 Euro Series tahun 2012 dengan prestasi akhir musim menjadi runner-up. Tapi namanya benar-benar mencuri perhatian di ajang Deutsche Tourenwagen Masters (DTM).

Wehrlein menjalani debutnya di DTM pada tahun 2013 di usia 18 tahun. Prestasi tertingginya di DTM adalah meraih titel musim 2015, menjadi kampiun DTM termuda. Ia melakukannya seraya mengungguli nama-nama mantan driver F1 macam Paul di Resta dan Timo Glock.

Pada Februari 2016, Wehrlein diumumkan Manor sebagai pebalap yang akan menempati satu kursi di tim tersebut untuk musim ini sehingga menyisakan satu kursi lain untuk diperebutkan Rio, Alexander Rossi, dan Will Stevens.

Rio Haryanto

AFP/Adek Berry
Rio Haryanto (Indonesia) - Manor
Umur: 23 tahun
Di 2015: GP2 di Campos Racing

Rio Haryanto menjadi nama terakhir yang dipastikan bergabung di daftar pebalap F1 2016, pebalap kedua untuk Manor musim ini, sekaligus driver F1 pertama dari Indonesia.

Hubungan Rio dengan Manor sudah terjallin sejak 2010 lalu ketika ia membalap untuk tim tersebut di ajang GP3. Sedari itu pula ia sudah mulai dispekulasikan akan membalap di F1 untuk Virgin Racing/Marussia F1/Manor Racing. Di tahun 2010 Rio juga sempat menjajal mobil F1 bersama tim yang saat itu bernama Virgin Racing, dalam tes akhir musim untuk pebalap muda di Abu Dhabi.

Pada tahun 2011 Rio lanjut di ajang GP3 bersama Manor, yang saat itu bernama resmi Marussia Manor Racing. Ia naik kelas ke ajang GP2 pada tahun 2012 untuk membela tim Carlin--yang mengusung label Marussia di musim tersebut. Di tahun itu Rio setim dengan Max Chilton, yang di akhir musim lulus ke F1.

Rio kemudian terus menambah pengalaman di ajang GP2 bersama Addax (2013), Caterham (2014), dan Campos Racing (2015). Prestasi terakhirnya di ajang tersebut adalah finis keempat musim lalu, berkat keberhasilan lima kali naik podium yang tiga di antaranya berupa kemenangan. Rio juga kembali mengakrabi mobil F1 lewat 56 putaran dalam tes ban Pirelli di Abu Dhabi dengan Manor di 2015.

Di tahun 2016 ini Rio akan tampil di F1 bersama Manor sebagai salah satu pebalap utama. Ia disebut Manor akan menggunakan nomor 88 di mobil.

Halaman 2 dari 4
ο»ΏJolyon Palmer (Inggris) - Renault
Umur: 25 tahun
Di 2015: Test driver Lotus F1

Jolyon Palmer merupakan putra dari Jonathan Palmer, mantan pebalap F1 yang juga sosok kenamaan di dunia otomatif Inggris. Pengalamannya sebelum terjun ke F1 di antaranya berpartisipasi di ajang Formula Two dan GP2.

Pada tahun 2014 Palmer meraih prestasi tertingginya di GP2 dengan menempati posisi teratas klasemen di akhir musim berkat 12 podium yang empat di antaranya berupa kemenangan.

Di tahun yang sama Palmer juga mencicipi pengalaman pertama melajukan mobil F1 dengan menjadi test driver Force India, dalam tes akhir musim di Yas Marina pada 25 November 2014.

Palmer kian lekat dengan lintasan F1 setelah menjadi test driver Lotus sepanjang 2015. Pada periode ini Palmer juga beberapa kali tampil dalam sesi free practice walaupun belum pernah tampil sebagai pebalap utama.

Untuk musim 2016, Palmer akan menggantikan Romain Grosjean seiring dengan perubahan tim dari Lotus menjadi Renault. Ia akan bahu-membahu dengan Kevin Magnussen.

Pascal Wehrlein (Jerman) - Manor
Umur: 21 tahun
Di 2015: Reserve driver Mercedes dan Force India F1

Pascal Wehrlein punya sejarah cukup panjang dengan Mercedes, yang di musim 2016 ini akan menjadi penyedia mesin untuk Manor, setelah menjadi reserve driver-nya sejak 2014.

Merintis karier lewat karting, Wehrlein juga sempat menjajal Formula 3 Euro Series tahun 2012 dengan prestasi akhir musim menjadi runner-up. Tapi namanya benar-benar mencuri perhatian di ajang Deutsche Tourenwagen Masters (DTM).

Wehrlein menjalani debutnya di DTM pada tahun 2013 di usia 18 tahun. Prestasi tertingginya di DTM adalah meraih titel musim 2015, menjadi kampiun DTM termuda. Ia melakukannya seraya mengungguli nama-nama mantan driver F1 macam Paul di Resta dan Timo Glock.

Pada Februari 2016, Wehrlein diumumkan Manor sebagai pebalap yang akan menempati satu kursi di tim tersebut untuk musim ini sehingga menyisakan satu kursi lain untuk diperebutkan Rio, Alexander Rossi, dan Will Stevens.

Rio Haryanto (Indonesia) - Manor
Umur: 23 tahun
Di 2015: GP2 di Campos Racing

Rio Haryanto menjadi nama terakhir yang dipastikan bergabung di daftar pebalap F1 2016, pebalap kedua untuk Manor musim ini, sekaligus driver F1 pertama dari Indonesia.

Hubungan Rio dengan Manor sudah terjallin sejak 2010 lalu ketika ia membalap untuk tim tersebut di ajang GP3. Sedari itu pula ia sudah mulai dispekulasikan akan membalap di F1 untuk Virgin Racing/Marussia F1/Manor Racing. Di tahun 2010 Rio juga sempat menjajal mobil F1 bersama tim yang saat itu bernama Virgin Racing, dalam tes akhir musim untuk pebalap muda di Abu Dhabi.

Pada tahun 2011 Rio lanjut di ajang GP3 bersama Manor, yang saat itu bernama resmi Marussia Manor Racing. Ia naik kelas ke ajang GP2 pada tahun 2012 untuk membela tim Carlin--yang mengusung label Marussia di musim tersebut. Di tahun itu Rio setim dengan Max Chilton, yang di akhir musim lulus ke F1.

Rio kemudian terus menambah pengalaman di ajang GP2 bersama Addax (2013), Caterham (2014), dan Campos Racing (2015). Prestasi terakhirnya di ajang tersebut adalah finis keempat musim lalu, berkat keberhasilan lima kali naik podium yang tiga di antaranya berupa kemenangan. Rio juga kembali mengakrabi mobil F1 lewat 56 putaran dalam tes ban Pirelli di Abu Dhabi dengan Manor di 2015.

Di tahun 2016 ini Rio akan tampil di F1 bersama Manor sebagai salah satu pebalap utama. Ia disebut Manor akan menggunakan nomor 88 di mobil.

(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads